Article Withdrawal Policy Statement

EKONOMIKA SYARIAH • JOURNAL POLICY

Article Withdrawal Policy

A proportionate, documented policy for manuscripts not yet published.
WithdrawalNo Automatic PenaltyDue Process

Withdrawal adalah penutupan proses naskah sebelum publikasi resmi dan harus dibedakan dari retraction.

1

Sebelum Peer Review

Penulis dapat meminta withdrawal dengan alasan tertulis sebelum reviewer ditugaskan. Editor mencatat alasan dan menutup submission di OJS setelah memastikan tidak ada masalah integritas yang sedang diperiksa.

2

Selama Peer Review atau Revisi

Withdrawal masih dapat dimohonkan, tetapi penulis harus memberikan alasan yang jelas dan persetujuan seluruh penulis. Jurnal dapat meminta klarifikasi apabila withdrawal tampak terkait duplicate submission, konflik kepengarangan, atau upaya menghindari investigasi etika.

3

Setelah Accepted

Withdrawal setelah accepted merupakan kondisi luar biasa karena sumber daya editorial dan produksi telah digunakan. Permintaan diperiksa oleh Editor-in-Chief. Jika APC telah dibayarkan dan produksi telah dimulai, refund mengikuti kebijakan APC. Jurnal tidak mengenakan denda withdrawal otomatis yang tidak diinformasikan sejak awal.

4

Setelah Publikasi

Artikel yang sudah diterbitkan tidak diproses sebagai withdrawal. Permintaan perubahan status harus mengikuti Correction and Retraction Policy.

5

Misconduct Tidak Hilang karena Withdrawal

Permintaan withdrawal tidak menghentikan pemeriksaan dugaan plagiarism, duplicate submission, authorship dispute, data fabrication, atau pelanggaran lain. Bila relevan, jurnal dapat tetap menyelesaikan pemeriksaan dan berkomunikasi dengan institusi atau jurnal lain.

Landasan: Permendiktisaintek No. 9 Tahun 2026; Kepdirjen Saintek No. 374/DST/D.D1/HM.01.01/2026; COPE Core Practices dan Principles of Transparency and Best Practice in Scholarly Publishing.  |  Pemutakhiran kebijakan: 22 October 2026.