Archiving

EKONOMIKA SYARIAH • JOURNAL POLICY

Digital Archiving & Preservation Policy

Long-term preservation, backups, DOI continuity, and repository deposit.
PKP PNInstitutional BackupDOI Continuity

Jurnal menerapkan strategi berlapis untuk menjaga keberlanjutan akses terhadap artikel, metadata, dan notice pascapublikasi.

1

Tujuan Preservasi

Preservasi digital bertujuan memastikan bahwa konten jurnal tetap dapat diakses apabila terjadi gangguan platform, perubahan sistem, kerusakan data, atau jurnal berhenti terbit.

2

Mekanisme Preservasi

  • jurnal menggunakan PKP Preservation Network (PKP PN) sebagai mekanisme preservasi jangka panjang pada ekosistem OJS, sesuai status/konfigurasi yang berlaku;
  • penerbit memelihara backup institusional berkala atas database, berkas submission, galley, dan metadata;
  • DOI dan metadata artikel dipertahankan dan dimutakhirkan melalui infrastruktur registrasi DOI;
  • penulis didorong mendepositkan artikel terbit pada repositori institusional atau repositori subjek sesuai Open Access dan Licensing Terms.
3

Kontinuitas Akses

Apabila platform utama tidak tersedia, jurnal/penerbit mengupayakan pemulihan melalui backup institusional dan salinan preservasi. Perubahan URL tidak boleh memutus DOI atau menghilangkan metadata bibliografis.

4

Preservasi Status Pascapublikasi

Correction, expression of concern, dan retraction notice dipreservasi bersama artikel terkait. Artikel yang diretraksi tetap berada dalam arsip dengan penandaan jelas; metadata status diperbarui agar rekam ilmiah tetap utuh.

Landasan: Permendiktisaintek No. 9 Tahun 2026; Kepdirjen Saintek No. 374/DST/D.D1/HM.01.01/2026; COPE Core Practices dan Principles of Transparency and Best Practice in Scholarly Publishing.  |  Pemutakhiran kebijakan: 22 October 2026.