Analisis Customer Segment dan Customer Relationship untuk Pengembangan Objek Wisata pada Tapian Tabiang Barasok Kota Bukittinggi
DOI:
https://doi.org/10.30983/musafir.v1i1.10162Keywords:
Customer Segmentation, Customer Relationship, Tourism DevelopmentAbstract
Penelitian ini menganalisis segmentasi pelanggan dan hubungan pelanggan dalam pengembangan objek wisata Tapian Tabiang Barasok di Kota Bukittinggi. Penelitian dilatarbelakangi potensi wisata alam unggulan yang menghadapi kendala pemasaran, segmentasi pasar, dan interaksi dengan pengunjung. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap wisatawan, pengelola, pelaku usaha, serta Dinas Pariwisata. Analisis data dilakukan secara tematik dengan triangulasi sumber untuk validitas. Hasil menunjukkan terdapat tiga segmen utama: wisatawan lokal 25–50 tahun untuk rekreasi keluarga, wisatawan luar daerah 25–45 tahun untuk menikmati alam dan fotografi, serta komunitas muda (pelajar/mahasiswa) berorientasi pada aktivitas sosial dan konten digital. Strategi hubungan pelanggan masih informal dengan pendekatan personal assistance, community engagement, online support, engagement & co-creation, dan kemitraan jangka panjang bersama UMKM. Kesimpulannya, pemahaman mendalam terhadap karakteristik pengunjung dan penerapan strategi hubungan pelanggan berbasis digital menjadi kunci untuk mengoptimalkan daya tarik serta keberlanjutan pengembangan wisata Tapian Tabiang Barasok
This study analyzes customer segmentation and customer relationship management in the development of the Tapian Tabiang Barasok tourist attraction in Bukittinggi City. The study is motivated by the potential of this prominent natural tourism destination, which faces challenges in marketing, market segmentation, and visitor interaction. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and document studies involving tourists, managers, local business actors, and the Bukittinggi Tourism Office. Data were analyzed thematically with source triangulation to ensure validity. The results identified three main visitor segments: local tourists aged 25–50 seeking family recreation, out-of-town tourists aged 25–45 motivated by nature and photography, and young communities (students) oriented toward social activities and digital content creation. Customer relationship strategies remain informal, using approaches such as personal assistance, community engagement, online support, engagement & co-creation, and long-term partnerships with local SMEs. In conclusion, a deep understanding of visitor characteristics and the implementation of digital-based customer relationship strategies are key to enhancing appeal and sustainable development of Tapian Tabiang Barasok tourism.
References
Afdol, R. (2024). Pilihan Destinasi Wisata Baru di Bukittinggi, Tapian Tabiang Barasok Resmi Dilaunching. PADEK.JAWAPOS.COM.
Afdol, R. (2025). Tapian Tabiang Barasok Bukittinggi: Pesona Alam, Sunrise, dan Ngarai Sianok dalam Satu Pandangan. PADEK.JAWAPOS.COM.
Creswell, J. W. (2014). esearch Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Defaz, F. P. (2025). Analisis Business Model Canvas Pada Toko Bangunan Persada Jaya Bukittinggi. 35–44.
Irwin. (2025). Tapian Tabiang Barasok, Objek Wisata Baru di Bukittinggi. Khazminang.Id.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson.
Kusumawati, R. A., Setiyorini, H. P. D., & Khaerani, R. (2025). Segmentasi Wisatawan Berbasis Pengalaman Wisata Di Kawasan Atraksi Wisata Alam Pegunungan Jawa Barat. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 19(1), 115. https://doi.org/10.47256/kji.v19i1.746
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Rachmawati, A., Utami, D., & Santosa, H. (2022). Digital Engagement and Youth Travel Behavior in Natural Tourism Destinations. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 16(2), 115–127.
Rahmawati, D. (2020). Pengaruh Customer Relationship Marketing terhadap Loyalitas Wisatawan pada Destinasi Alam di Jawa Barat. Jurnal Ilmu Pariwisata, 25(1), 45–58.
Rostanti, Q. (2024). Bukittinggi Punya Wisata Baru: Tapian Tabiang Barasok Siap Memukau Wisatawan. News.Republika.Co.Id.
Safasna. (2024). Objek Wisata Baru Bukittinggi, Tapian Tabiang Barasok Dibuka Akhir Tahun Siap Memukau. Www.Kotabukittinggi.Com. https://www.kotabukittinggi.com/objek-wisata-baru-bukittinggi-tapian-tabiang-barasok-dibuka-akhir-tahun-siap-memukau/
Sari, O. G. (2021). ANALISIS SEGMENTASI PASAR KONSUMEN WISATA SYARIAH DI INDONESIA. Universitas Islam Indonesia.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wasistha, W. D. (2024). Pengaruh Segmentasi Pasar terhadap Kunjungan Wisatawan pada Objek Wisata Alam. Universitas Hasanuddin.
Widjaya, S., & Ritonga, R. M. (2024). Analysis of the Influence of Customer Relationship Management and Service Quality on Customer Loyalty at Avia Tour, Summarecon Mall Serpong. Media Wisata, 22(2), 444–454. https://doi.org/10.36276/mws.v22i2.742
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Himmatul Khairi, Defriyeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
