Kuy Murojaah and Ngafal Ngefeel Communities: A Phenomenological Study of The Quran Community among Generation Z

Authors

  • Yudelnilastia Yudelnilastia UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia
  • Widia Agustin Institut Agama Islam Sumatera Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30983/missr.v1i1.10011

Keywords:

Quran Community, Generation Z , Phenomenology , Social Media

Abstract

In the midst of the increasingly massive flow of digitalization, Generation Z is showing a new way of caring for spirituality and building a religious community. This research explores in depth the spiritual and social experiences of members of the digital Qur'an community such as Kuy Murojaah and Ngafal Ngefeel, who grow and develop through social media platforms. With a phenomenological approach within the framework of qualitative research, this study traces the meaning of their involvement in murojaah activities and memorization of the Qur'an, not just as a worship routine, but as an expression of religious identity, solidarity, and creativity. The findings of the study reveal that this digital Qur'an community functions as an inclusive and transformative da'wah space, where spiritual values are packaged in a relatable, aesthetic, and emotionally resonant narrative. Religious activities that were once private are now performative and communal, forming a dynamic and contextual religious ecosystem. Generation Z is not only a consumer of da'wah content, but also a producer of meaning that reshapes the relationship between technology, faith, and self-expression. Furthermore, this community becomes a social laboratory where fluid but rooted religious identity negotiations take place, where Qur'anic values are internalized through creative and participatory digital practices. This study recommends strengthening the digital da'wah approach based on experience and affection, as well as the development of a religious curriculum that is able to bridge classical spirituality with the dynamics of contemporary digital culture.   Di tengah arus digitalisasi yang kian masif, Generasi Z menunjukkan cara baru dalam merawat spiritualitas dan membangun komunitas religius. Penelitian ini mengeksplorasi secara mendalam pengalaman spiritual dan sosial anggota komunitas Qur’an digital seperti Kuy Murojaah dan Ngafal Ngefeel, yang tumbuh dan berkembang melalui platform media sosial. Dengan pendekatan fenomenologis dalam kerangka penelitian kualitatif, studi ini menelusuri makna keterlibatan mereka dalam aktivitas murojaah dan hafalan Al-Qur’an, bukan sekadar sebagai rutinitas ibadah, melainkan sebagai ekspresi identitas, solidaritas, dan kreativitas religius.Temuan penelitian mengungkap bahwa komunitas Qur’an digital ini berfungsi sebagai ruang dakwah yang inklusif dan transformatif, di mana nilai-nilai spiritual dikemas dalam narasi yang relatable, estetik, dan penuh resonansi emosional. Aktivitas keagamaan yang dahulu bersifat privat kini menjadi performatif dan komunal, membentuk ekosistem religius yang dinamis dan kontekstual. Generasi Z tidak hanya menjadi konsumen konten dakwah, tetapi juga produsen makna yang membentuk ulang relasi antara teknologi, iman, dan ekspresi diri. Lebih jauh, komunitas ini menjadi laboratorium sosial tempat berlangsungnya negosiasi identitas religius yang cair namun berakar, di mana nilai-nilai Qur’ani diinternalisasi melalui praktik digital yang kreatif dan partisipatif. Studi ini merekomendasikan penguatan pendekatan dakwah digital yang berbasis pengalaman dan afeksi, serta pengembangan kurikulum keagamaan yang mampu menjembatani spiritualitas klasik dengan dinamika budaya digital kontemporer.

References

Afidah, S. I., & Anggraini, F. S. “Implementasi Metode Muraaja’ah Dalam Peningkatan Kualitas Hafalan Al-Qur’an Di Pondok Pesantren Amanatul Qur’an Pacet Mojokerto.” Al-Ibrah: Jurnal Pendidikan Dan Keilmuan Islam, 7(1), 114–132. Https://Doi.Org/10.61815/Alibrah.V7i1.19 7, no. 1 (2022): 114–32.

Akib, Moh. “Peran Aplikasi Digital Dalam Memahami Makna Al-Quran Di Era Kontemporer.” Jurnal Ilmu Al-Quran Dan Tafsir 70, no. 2 (2025): 70–84. https://doi.org/10.19109/JSQ.V4I2.24326.4.

Efendi, Muhammad Agus. “Tafsir Al-Qur’an Di Media Digital: Kajian Terhadap Aplikasi Mobile Dan Podcast Ngafal Ngefeel.” UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2024, 2024. https://digilib.uin-suka.ac.id/id/eprint/67836/.

Fahrudin, Muhammad. “Penyajian Tafsir Dalam Kanal Podcast Ngafal Ngefeel.” UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2022.

Hanif, Sabrina Izza, and Alfiya Rizqi Widiasari. “Peran Spiritualitas Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Pada Generasi Z.” Jurnal Psikologi Insight 8, no. 2 (2024): 139–46.

MG. Wawancara (2025).

Modest.id. “Alhamdulillah, Anak Muda Penuhi Acara Bedah Quran Surah Al-Qamar.” Modest.id. Accessed September 11, 2025. ews/alhamdulillah-anak-muda-penuhi-acara-bedah-quran-surah-al-qamar.

Novita, Y. “Integrasi Teknologi Dalam Studi Qur’an: Peran Gen Z Dalam Membangun Komunitas Pembaca Al-Qur’an.” JIQSI: Jurnal Ilmu Al Qur’an Dan Studi … 3, no. 1 (2025): 45–61. https://ejournal.stiqmiftahulhudarawalo.ac.id/index.php/jiqsi/article/view/28.

Nurazizah, Siti. Implementasi Pendidikan Karakter Religius Dalam Membentuk Akhlak Siswa Di MTs Negeri 1 Kota Probolinggo. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2023.

Piyo Lika Pelicia. “Analisis Metode Murojaah Dalam Menghafal Al-Qur’an Di MTs N 02 Kepahiang.” Institut Agama Islam Negeri Curup, 2023.

Rahmawati, Siti. “Metode Murajaah Dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an Di Pesantren Tahfidz.” Jurnal Pendidikan Islam 2, no. 12 (2021): 134–45.

Rehanaisha, Rehanaisha, Anwar Sutoyo, and Muslikah Muslikah. “Meningkatkan Kesejahteraan Psikologis Remaja Melalui Spiritualitas: Kajian Literatur Sistematis Dan Analisis Q.S. Ar-Ra’d: 28.” Jurnal Bimbingan Dan Konseling Ar-Rahman 11, no. 1 (2025): 127. https://doi.org/10.31602/jbkr.v11i1.18736.

Richtig, Iqomah, and Muhammad Saifullah. “‘Quranreview’: Interaksi Anak Muda Muslim Dengan Al-Quran Di Era Digital.” Suhuf 15, no. 2 (2023): 267–87. https://doi.org/10.22548/shf.v15i2.765.

Rohman. “Implementasi Murajaah Dalam Pembelajaran Tahfidzul Qur’an.” Jurnal Ilmu Tarbiyah 1, no. 9 (2020): 88–102.

Rumadani, Sagala. Pendidikan Spiritual Keagamaan (Dalam Teori Dan Praktik). Press, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, 2018.

Setia, Paelani, and Rika Dilawati. “Religiosity in the Digital Era and the Challenges of Hoaxes, Post-Truth and Radicalism on Social Media.” Jurnal Iman Dan Spiritualitas 4, no. 1 (2024): 67–76. https://doi.org/10.15575/jis.v4i1.33230.

Shofiyana Eli Rohmawati, Abdul Jalil, & Ari Kusuma Sulyandari. “Nilai-Nilai Spiritual Dalam Proses Pendidikan Pada Buku ‘Mendidik Tanpa Pamrih.’” VICRATINA: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. (2023).

Siti. “Sejarah Ngafaal Ngefeel, Masik.” https://inspiredbysiti.com/sejarah-ngafal-ngefeel/, n.d. https://inspiredbysiti.com/sejarah-ngafal-ngefeel/.

Suriani Sudi, Fariza Md Sham, & Phayilah Yama. “Suriani Sudi, Fariza Md Sham, & Phayilah Yama. Spiritual Di Dalam Al-Qur’an: Konsep Dan Konstruk.” Al-Irsyad: Journal of Aqidah, Dakwah and Syariah. V 2, no. 1 (2017): 59–72.

Downloads

Published

2025-11-04

How to Cite

Yudelnilastia, Y., & Agustin, W. (2025). Kuy Murojaah and Ngafal Ngefeel Communities: A Phenomenological Study of The Quran Community among Generation Z. Modern Islamic Studies and Sharia Research, 1(1), 70–81. https://doi.org/10.30983/missr.v1i1.10011

Issue

Section

Articles

Citation Check

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.