DAKWAH AS A PROFESSION: THE IMPACT OF POPULARITY AND ITS CHALLENGES FOR PREACHERS

Authors

  • Asrul Harahap UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Indonesia

Keywords:

Professional Da’i, Dakwah Methods, Dakwah Media

Abstract

In recent years, dakwah (Islamic preaching) in Indonesia has undergone significant developments, evolving from merely spreading religious values to becoming a profession with social, cultural, economic, and political implications. With the rise of social media and technology, dakwah has gained widespread attention, giving preachers (da’i) considerable influence, both within the Muslim community and society at large. However, this popularity presents new challenges for da’i in maintaining their integrity and professionalism, especially when faced with material temptations and political exploitation of their influence. This study aims to explore how da’i can maintain their integrity and professionalism in the face of such challenges, and what strategies they employ to stay focused on their religious mission amidst the growing complexities of the world. This research employs a qualitative approach using document analysis and case studies of three prominent da’i figures: Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Abdul Somad, and Gus Miftah. The findings indicate that da’i who are able to maintain their integrity and professionalism tend to have a stronger and deeper influence on their followers. They establish a stronger trust-based relationship with their audiences, which enhances the effectiveness of their preaching. Despite material temptations and involvement in politics, these da’i remain committed to preserving the essence of dakwah, staying true to religious principles without deviating from their original mission.

 

Dakwah di Indonesia telah mengalami perkembangan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, tidak hanya sebagai sarana penyebaran nilai-nilai agama, tetapi juga sebagai profesi yang memiliki dampak sosial, budaya, ekonomi, dan politik. Dengan berkembangnya media sosial dan teknologi, dakwah semakin mendapat perhatian luas, di mana para da’i memiliki pengaruh besar, baik di kalangan umat Islam maupun masyarakat secara umum. Namun, popularitas ini membawa tantangan baru bagi da’i dalam mempertahankan integritas dan profesionalisme mereka, terutama ketika dihadapkan pada godaan materi dan politisasi dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana da’i dapat mempertahankan integritas dan profesionalisme dalam menghadapi godaan tersebut, serta strategi apa yang digunakan oleh da’i dalam menjaga fokus dakwah mereka di tengah tuntutan dunia yang semakin kompleks. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan analisis dokumen dan studi kasus terhadap tiga tokoh da’i terkenal, yaitu Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Abdul Somad, dan Gus Miftah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa da’i yang dapat menjaga integritas dan profesionalisme cenderung memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap jamaah. Mereka mampu menciptakan hubungan kepercayaan yang kuat dan mendalam dengan audiens, yang mempengaruhi efektivitas dakwah mereka. Meski ada godaan materi dan keterlibatan politik, para da’i ini tetap berkomitmen untuk menjaga esensi dakwah dan tidak melenceng dari prinsip-prinsip agama.

References

Ahmad, Nur. “Tantangan Dakwah Di Era Teknologi Dan Informasi: Formulasi Karakteristik , Popularitas , Dan Materi Di Jalan Dakwah.” ADDIN 8, no. 2 (2014).

Aisyah, N, and S Rofiah. “Dakwah Modern Pada Era Konvergensi Media: Studi Kasus Youtube Pondok Pesantren Nurul Jadid.” … Dakwah Dan Komunikasi Islam, 2022. https://www.ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/dakwatuna/article/view/1632.

Al-Hakim, Lukman, and Alfan Bachtiar. “Dakwah Online Dalam Perspektif Masyarakat Modern Di Media Sosial Youtube.” KOMUNIKATA57 2, no. 2 (2021). https://doi.org/10.55122/kom57.v2i2.265.

Alfiah, Rahma, Syahrul Fauzi Bisri, and Nurul Fauzia. “Dakwah Argumentatif Ustadz Adi Hidayat Di Media Sosial Youtube.” AdZikra : Jurnal Komunikasi & Penyiaran Islam 13, no. 1 (2023). https://doi.org/10.32678/adzikra.v13i1.6040.

Almakki, Zamzami. “Visual Identity of Islamic Preachers on Social Media,” 2023. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-136-4_31.

Amin, Edi. “Etika Dakwah: Kontekstualisasi Dakwah Profesional. Tajdid.” TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin 16, no. 1 (2017). https://doi.org/10.30631/tjd.v16i1.52.

Andayani, Tanti Andayani, Wildan Yahya, and Nandang HMZ. “Strategi Peningkatan Minat Mahasiswa Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung Terhadap Profesi Da’i.” Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication 2, no. 2 (2022): 96–100. https://doi.org/10.29313/bcsibc.v2i2.3687.

Bashori, Abdul Hamid. “Gaya Komunikasi Da’i Dalam Kegiatan Dakwah.” El-Fatih: Jurnal Dakwah Dan Penyuluan Islam 1, no. 1 (2022).

Chamadi, Muhamad Riza, Kuntarto Kuntarto, Musmuallim Musmuallim, and Muhamad Baedowi. “The Phenomenon Of Religious Activities In The Digital Era: Studies On Indonesia Students.” Al-Balagh : Jurnal Dakwah Dan Komunikasi 8, no. 1 (2023). https://doi.org/10.22515/albalagh.v8i1.6215.

Farchan, Yusa’, and Zulfa Rosharlianti. “The Trend of Hijrah: New Construction of Urban Millennial Muslim Identity in Indonesia.” The Sociology of Islam 4, no. 2 (2021). https://doi.org/10.15642/jsi.2021.4.2.182-205.

Farihah, Irzum, and Ismanto Ismanto. “Dakwah Kiai Pesisiran: Aktivitas Dakwah Para Kiai Di Kabupaten Lamongan.” Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies 12, no. 1 (2018). https://doi.org/10.15575/idajhs.v11i2.1907.

Fauzi, Achmad. “Gaya Retorika Dakwah Ustadz Abdul Somad.” World Development 1, no. 1 (2018).

Haq, Z A. Pesan Dakwah Dalam Media Sosial YouTube Nussa Official-Nussa: Cintai Mereka (Analisis Semiotika Roland Barthes). etheses.iainponorogo.ac.id, 2020. http://etheses.iainponorogo.ac.id/9096/.

Harahap, Asrul. “Peta Dakwah Dalam Aktivitas Keberagamaan (Interaksi Islam Dan Budaya Di Sumatera Barat).” AL-QOLAM : Jurnal Dakwah Dan Pemberdayaan Masyarakat 3, no. 2 (2019).

———. “Strategi Pondok Pesantren Dalam Membina Kader Da’i Di Kabupaten Padang Lawas Sumatera Utara.” Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah 21, no. 2 (2022). https://doi.org/10.18592/alhadharah.v21i2.6832.

Harmia, Citra Dewi. “Refleksi Identitas Sosial Dalam Strategi Dakwah Ustadz Abdul Somad Dan Habib Jafar: Kajian Variasi Bahasa.” Madah: Jurnal Bahasa Dan Sastra 14, no. 2 (2023). https://doi.org/10.31503/madah.v14i2.649.

Hasibuan, Hasbi Anshori. “Urgensi Manajemen Dakwah Dalam Membentuk Da’i Profesional.” Hikmah III, no. 1 (2016).

Hasibuan, S. “Perdebatan Penerapan Syariat Islam Sebagai Gerakan Politisasi Dakwah (Studi Kasus Qonun Syariah Di Aceh).” Hijaz: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 2022.

Mahmud Yunus Daulay Nur Rahmah Amini. “PKPMPembinaan Kader Mubaligh/Mubalighat Muhammadiyah ‘Aisyiyah Dalam Kemajuan Dakwah Muhammadiyah Di Ranting Muhammadiyah Desa” 1, no. 1 (2019).

Maulina, D M. “Dakwah Sebagai Media Integrasi Agama Dan Ilmu Pengetahuan.” Jurnal Peurawi: Media Kajian Komunikasi Islam, 2021. https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/peurawi/article/view/8823.

Midani, Ahmad. “Analisi Tindak Tutur Ceramah Ustadz Adi Hidayat Pada Channel Youtube Audio Dakwah.” Jurnal Pendidikan Tambusai 6, no. 1 (2022).

Mubasyaroh, Mubasyaroh. “Strategi Dakwah Persuasif Dalam Mengubah Perilaku Masyarakat.” Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies 11, no. 2 (2017). https://doi.org/10.15575/idajhs.v11i2.2398.

Muhammad Adnan Firdaus, Malki Ahmad Nasir, and Asep Ahmad Siddiq. “Analisis SWOT Strategi Dakwah Ustadz Adi Hidayat Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Islam Di Channel Youtube Adi Hidayat Official.” Bandung Conference Series: Islamic Broadcast Communication 4, no. 1 (2024). https://doi.org/10.29313/bcsibc.v4i1.12280.

Putriany, P, and N M Said. “Pengaruh Kompetensi Dan Popularitas Dai Terhadap Minat Mahasiswa Iain Bone Dalam Mengikuti Kegiatan Dakwah.” Jurnal Mercusuar 1, no. 2 (2020).

Raihan Firdaus Naufal, and Muhammad Rizal Khatami. “Bahasa Indonesia Sebagai Media Komunikasi Efektif Dalam Dakwah (Analisis Ustadz Dr. Adi Hidayat, LC., M.A).” Simpati 1, no. 2 (2023). https://doi.org/10.59024/simpati.v1i2.165.

Ritonga, Muslimin, and Dewi Sartina. “Komunikasi Dakwah Gus Miftah Di Lokalisasi Pasar Kembang Yogyakarta.” Al-MUNZIR 13, no. 2 (2020). https://doi.org/10.31332/am.v13i2.2051.

Rukin. Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin, 2022.

Sauma, Moh Syahri. “Etika Dakwah Dan Profesionalisme Da’I (Studi Psikologi Komunikasi Pesan Dakwah Ustadz Abdul Somad Di Channel Youtube Ustadz Abdul Somad Official).” An Nida’: Jurnal Prodi Komunikasi Dan Penyiaran Islam 9, no. 2 (2021).

Sihabuddin, M Amin. “Etika Profesi Da’i Menurut Al-Qur’an.” Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Dan Kemasyarakatan 1, no. 1 (2018). https://doi.org/10.19109/ghaidan.v1i1.2031.

Sugiyono. Metodologi Penelitian Kualitatif. In Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin, 2020.

Suryana, C. “Politik Sebagai Dakwah: Komunikasi Politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS).” Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2021. http://journal.uinsgd.ac.id/index.php/cjik/article/view/12646.

Syeik Ali Mahfudh. Hidayatul Mursyidin. Vol. cet ke-VII. Kairo: Daar el-Mishr, 1975.

Tebba, Sudirman. “Dakwah Online Melalui Media Sosial.” SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I 10, no. 3 (2023). https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i3.33725.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Harahap, A. (2025). DAKWAH AS A PROFESSION: THE IMPACT OF POPULARITY AND ITS CHALLENGES FOR PREACHERS. Modern Islamic Studies and Sharia Research, 1(1), 82–92. Retrieved from https://ejournal.uinbukittinggi.ac.id/index.php/missr/article/view/10001

Issue

Section

Articles

Citation Check