Tradisi Yasinan dan Jamuan Makan sebagai Manifestasi Maqashid As-Syari’ah dalam Masyarakat Desa Gunung Labuh, Kabupaten Kerinci
DOI:
https://doi.org/10.30983/jilaw.v1i2.10251Keywords:
Tradisi Yasinan, Jamuan Makan, Maqashid as-Syari‘ah, Solidaritas Sosial, KerinciAbstract
This study explores how the Yasinan and communal meal tradition held for seven consecutive days after a person’s death in Gunung Labuh Village, Kerinci Regency, serves as a manifestation of maqashid as-shari‘ah within the community’s socio-religious life. The tradition is not merely a ritual but a cultural expression that strengthens social solidarity and reflects moral and spiritual values. The main research question addresses how the principles of hifz al-din (preservation of religion), hifz al-nafs (preservation of life), and hifz al-mal (preservation of wealth) are embodied in this practice. Using a qualitative case study approach, data were collected through interviews with religious leaders, community figures, and bereaved families, alongside relevant literature analysis. The findings reveal that this tradition reflects a harmonious balance between Islamic teachings and local wisdom, where collective prayer, mutual cooperation, and charity embody the essence of maqashid al-shari‘ah. Hence, the Yasinan and communal meal practice in Gunung Labuh illustrates the dynamic integration of spiritual devotion and social solidarity within the lived experience of the Muslim community.
Penelitian ini membahas bagaimana tradisi Yasinan dan jamuan makan selama tujuh hari berturut-turut setelah kematian di Desa Gunung Labuh, Kabupaten Kerinci, berfungsi sebagai manifestasi maqashid as-syari‘ah dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat. Tradisi ini tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga wadah penguatan solidaritas sosial dan ekspresi nilai-nilai kemanusiaan. Pertanyaan utama penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai maqashid as-syari’ah, khususnya hifz al-din, hifz al-nafs, dan hifz al-mal, termanifestasi dalam praktik Yasinan dan jamuan makan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan keluarga penyelenggara tradisi, serta analisis literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini merepresentasikan keseimbangan antara ajaran Islam dan kearifan lokal, di mana doa bersama, gotong royong, dan sedekah menjadi sarana pemeliharaan agama, jiwa, dan harta. Dengan demikian, praktik Yasinan dan jamuan makan di Desa Gunung Labuh merupakan wujud harmonisasi antara nilai spiritual dan sosial yang hidup secara dinamis dalam bingkai maqashid as-syari‘ah.
References
Adenan, Faezy, Nurul Hanani Fadzi, Al-Aswa Ab Latif, Muhammad Hamizan Ab Hamid, Mohd Izzat Amsyar Mohd Arif, and Muhammad Syahrul Deen Ahmad Rosli. “Dharuriyat Al-Khams and Its Relation to the Protection of the Environment Dharuriyat Al-Khams Dan Hubungannya Dengan Menjaga Alam Sekitar.” Al-Qanatir: International Journal of Islamic Studies 30, no. 2 (2023): 42. http://al-qanatir.com.
Annisa, Firda. “Tahlilan Sebagai Sinkronisasi Agama Dan Budaya.” Sahaja: Journal Shariah And Humanities 1, no. 2 (2022): 108. https://doi.org/10.61159/sahaja.v1i2.22.
Aryanti, Yosi. “Hubungan Tingkatan Maslahah Dalam Maqashid Al-Syari’ah (Maslahah Al-Dharuriyat, Al-Hajiyat, Al-Tahsiniyat Dengan Al-Ahkam Al-Khamsah).” El Rusyd 2, no. 2 (2017): 45.
Asy’ari, M. Rifaki. “Mashlahah Dalam Maqasid Syari’ah.” Ta’wiluna: Jurnal Ilmu Al-Qur’an, Tafsir Dan Pemikiran Islam 3, no. 1 (2022): 7.
Azizah, Azzah Sayyidah Ikhwana, Muhamad Ariel Syahroni, Ahmad Hasan Alfaizin, Sayfuddin Musa, Nur Lailatul Faizah, and Iva Inayatul Ilahiyah. “Yasin Dan Tahlil Sebagai Pilar Spiritual Di Desa Tebel Bareng Jombang.” Jurnal Sains Student Research 3, no. 5 (2025): 191.
Faizah, Khairani. “Kearifan Lokal Tahlilan-Yasinan Dalam Dua Perspektif Menurut Muhammadiyah.” Aqlam: Journal of Islam and Plurality 3, no. 2 (2018): 216. https://doi.org/10.30984/ajip.v3i2.722.
Fauzi. “Akulturasi Dalam Penyelenggaraan Kenduri Kematian Di Desa Pondok Beringin Kabupaten Kerinci: Satu Kajian Deskriptif.” Al-Qisthu 15, no. 2 (2017): 20.
Febriadi, Sandy Rizki. “Aplikasi Maqashid Syariah Dalam Bidang Perbankan Syariah.” Amwaluna: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah 1, no. 2 (2017): 233. https://doi.org/10.29313/amwaluna.v1i2.2585.
Ghulam, Zainil. “Implementasi Maqashid Syariah Dalam Koperasi Syariah.” Iqtishoduna 5, no. 1 (2016): 95.
Hambari, and Quroh Ayuniyyah. “Pemisahan Maqashid Syariah Dari Ilmu Ushul Fiqh Dan Pengaruhnya Pada Penetapan Hukum Islam Kontemporer.” Mizan: Journal of Islamic Law 6, no. 1 (2022): 11. https://doi.org/10.32507/mizan.v6i1.1200.
Hamdani. “Negara Sejahtera Dalam Perpsektif Maqashid Syariah.” Al-Mabsut 14, no. 1 (2020): 28.
Hodairiyah, Wakit Abdullah Rais, and Dwi Purnanto. “Makna Kultural Tradisi Lemas Dalam Selamatan Kematian Masyarakat Aeng Tong-Tong , Saronggi , Sumenep : Kajian Etnolinguistik.” Prosiding Seminar Nasional Linguistik Dan Sastra (SEMANTIKS) SBN: 978-6, no. January (2019): 303.
Islam, Mohammad Rasikhul. “Pembagian Maqashid Al-Syari’ah Berdasarkan Pengaruhnya Terhadap Umat Manusia (Dharuriyyat, Hajiyyat Dan Tahsiniyat).” Celestial Law Journal II, no. 1 (2024): 100.
Kadir, Afifuddin, Miftahur Rahman Hakim, Fahmi Syam, and Murdiansah SA Karim. “Pengunaan Dana Zakat Pada Korban Covid-19 Perspektif Maqashid Syariah.” Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law 1, no. 2 (2020): 114.
Khusna, Eva Rohmatul, Tri Amal Fahri, Muh. Rifa’i, and Imam Rohani. “Penanaman Nilai Ukhuwah Islamiyah Masyarakat Melalui Kegiatan Yasinan Di Ngrayun-Baosan Lor.” Jurnal ISC: Islamic Science Community 2, no. 1 (2023): 27.
Kurniawan, Agung, and Hamsah Hudafi. “Konsep Maqashid Syariah Imam Asy-Syatibi Dalam Kitab Al-Muwafaqat.” Al -Mabsut 15, no. 1 (2021): 33.
Kurniawan, Rahmat, and Suharman Suharman. “Solidaritas Sosial Dalam Tradisi Samadiyah Di Tengah Masyarakat Islam Di Desa Meunasah Krueng Kecamatan Ingin Jaya.” Jurnal Al-Ijtimaiyyah 8, no. 1 (2022): 87. https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v8i1.12910.
Kusnawati. “Perspektif Hukum Islam Terhadap Praktik Sedekah Dalam Adat Kematian Sasak Di Desa Karang Bayan Kecamatan Lingsar.” Mu’amalat: Jurnal Kajian Hukum Ekonomi Syariah 7, no. 2 (2015): 27.
Makhsun, Slamet. “Hegemoni Dan Relasi Kuasa: Studi Kasus Tahlilan Di Dusun Gunung Kekep.” Komunitas: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam 12, no. 2 (2021): 19. https://doi.org/10.20414/komunitas.v12i2.4301.
Mas’ari, Ahmad, and Syamsuatir. “Tradisi Tahlilan : Potret Akulturasi Agama Dan Budaya Khas Islam Nusantara Tradition Tahlilan.” Kontekstualiata: Jurnal Penelitian Sosial Dan Keagamaan 33, no. 1 (2017): 80.
Miswanto, Agus. Ushul Fiqh: Metode Ijtihad Hukum Islam. Yogyakarta: Magnum Pustaka Utama, 2019.
Muhammad Firdaus. “Tradisi Tahlilan Pada Masyarakat Banjar.” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 1 (2025): 535. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i1.962.
Muji, and Anisa Lutvi Mahfurin. “Tahlilan And Yasinan In The Framework Of Islamic Law: The Perspective Of’Urf As A Justification For Local Traditions.” Kiswah Jurnal Of Islamic Studies And Education 1, no. 1 (2025): 11.
Mukarromah, H. “Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Genduren Pada Masyarakat Desa Trimo Rejo.” Jurnal Pendidikan Islam Dan Budaya 9, no. 1 (2022): 47.
Mukhlas Abrar. Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif Suatu Pengantar. Jambi: UNJA Publisher, 2024.
Mustofa, Muhamad Bisri, Rahmat Iqbal, Aan Budianto, and Nur Hidayat. “Integrasi Tradisi Literasi Keagamaan ( Yasinan ) Dalam Terciptanya Budaya Kerukunan Masyarakat.” Nusantara Journal of Information and Library Studies 5, no. 1 (2022): 55.
Nursalim, Eko, Satriah Satriah, and Hasan Hasan. “Pendampingan Tradisi Yasinan Dan Tahlilan Dalam Membentuk Sikap Berbakti Kepada Orang Tua Di Musholla Miftahul Ulum Sangatta.” Al-Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat 4, no. 2 (2024): 68. https://doi.org/10.35931/ak.v4i2.2750.
Purwaningsih, Sri, and Hazim Ahrori. “Yasinan Dan Tahlilan Sebagai Strategi Dakwah Pada Jamaah Yasin Dan Tahlil Masjid Sabilil Mustaqim Desa Jimbe Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo.” Journal of Community Development and Disaster Management 1, no. 2 (2019): 95. https://doi.org/10.37680/jcd.v1i2.741.
Rashid, Fathor. Metode Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif Teori, Metode, Dan Praktek. Kediri: IAIN Kediri Press, 2022.
Rozi, Fahrur, Tutik Hamidah, and Abbas Arfan. “Konsep Maqashi Syari’ah Perspektif Pemikiran Al-Juwaini Dan Al-Ghazali.” Iqtisodina: Jurnal Ekonomi Syari’ah Dan Hukum Islam 5, no. 1 (2022): 58.
Shodiq, A. “Maqashid As-Syariah Perspektif Imam Al-Ghazali; Studi Literasi Maslahah Mursalah.” Moderasi: Journal of Islamic Studies 2, no. 2 (2020): 140.
Silalahi, Dumaris E. Metode Penelitian Kualitaf. Jawa Tengah: CV. Tahta Media Group, 2023.
Tahir, Tarmizi, Syeikh Hasan, and Abdel Hamid. “Maqasid Al-Syari ’ Ah Transformation Implementation for Humanity In.” Ihya’ ’Ulum Al-Din 26, no. 1 (2024): 123.
Tarantang, Jefry, Siah Khosyi’ah, and Usep Saepullah. “Filosofi ’Illat Hukum Dan Maqashid Syari’ah Dalam Perkawinan Beda Agama.” Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat 19, no. 1 (2023): 49. https://doi.org/10.23971/jsam.v19i1.6318.
Wahid, Abd. “Reformasi Maqashid Syariah Klasik Menuju Perspektif Kontemporer.” Syaikhuna: Jurnal Pendidikan Dan Pranata Islam 9, no. 2 (2018): 222. https://doi.org/10.36835/syaikhuna.v9i2.3260.
Wahyudi, Agung. “Tradisi Slamatan Atau Yasinan Manifestasi Nilai Sosial Keagamaan Di Kedurang.” GHAITSA : Islamic Education Journal 5, no. 1 (2024): 116. https://doi.org/10.62159/ghaitsa.v5i1.1335.
Wiguna, Satria, and Ahmad Fuadi. “Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Tahlilan Di Desa Batu Melenggang Kecamatan Hinai.” Thawalib: Jurnal Kependidikan Islam 3, no. 1 (2022): 17. https://doi.org/10.54150/thawalib.v3i1.27.
Yamamah, Ansari. “Discourse on Universal Religious Values: A Contemporary Paradigm from an Islamic Transitive Perspective.” Journal of Al-Tamaddun 17, no. 2 (2022): 99. https://doi.org/10.22452/JAT.vol17no2.8.
Zahra, Fatimatuz. “Pelestarian Tradisi Yasinan Dan Marhabanan Sebagai Wujud Moderasi Beragama Dalam Kegiatan KKN ( Catatan Pengabdian Kepada Masyarakat Di Desa Tegalgirang Kecamatan Bangodua Kabupaten Indramayu ).” Kusuma: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 01, no. 01 (2024): 25.
Zainuddin, Ahmad, and Faiqotul Hikmah. “Tradisi Yasinan (Kajian Living Qur’an Di Ponpes Ngalah Pasuruan).” Mafhum : Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 4, no. 1 (2019): 9.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2025 Faizin, Ashlih Muhammad Dafizki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

