Protection of Women's Rights After Divorce in Divorce Lawsuit at the Padang Panjang Religious Court
DOI:
https://doi.org/10.30983/humanisme.v7i2.8012Keywords:
Women's Rights, Divorce, LawsuitAbstract
References
Abdurrahman. Himpunan Peraturan Perundang-Undangan Tentang Perkawinan. Jakarta: CV Akademika Pressindo, 1986.
Ali, Mohammad Daud. Hukum Islam Dan Peradilan Agama. Cet. II. Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2002.
Ali, Zainuddin. Hukum Perdata Islam. Jakarta: Sinar Grafika, 2006.
As-Subki, Ali Yusuf. Fiqh Keluarga: Pedoman Berkeluarga Dalam Islam. Jakarta: Amzah, 2010.
Dkk, Muhammad Syaifuddin. Hukum Perceraian. Cet. II. Jakarta: Sinar Grafika, 2014.
Farida, Anik. Perempuan Dalam Sistem Perkawinan Dan Perceraian Di Berbagai Komunitas Adat. Jakarta: Balai Penelitian dan Pengembangan Agama, 2007.
Firdaus Firdaus, Ismail Ismail, Busyro Busyro, Endri Yenti, Mohd Nasran Mohamad. “Post-Divorce Child’s Nafaqah MÄá¸iyah: An Analysis of the Shifting from Fulfilment to the Assertion of Ownership Rights.†Al-Ahkam 33, no. 1 (2023): 45–62. https://doi.org/10.21580/ahkam.2023.33.1.14566.
Ghazaly, Abd Rahman. Fiqh Munakahat. Jakarta: Kencana, 2003.
Harahap, M.Yahya. Kedudukan Warga Negara Dan Acara Peradilan Agama. Jakarta: Pustaka Kartini, 1997.
Harahap, Yahya. Hukum Acara Perdata. Jakarta: Gramedia, 2005.
https://pa-padangpanjang.go.id/tentang-pengadian/profile-pengadilan/sejarah-pengadilan. “Sejarah Pengadilan Agama Padang Panjang,†n.d.
Ismail, Imam Muhammad bin. Subul Al-Salam. Bandung: Dahlan, 1985.
Kamarusdiana. Hukum Acara Pengadilan Agama. Jakarta: Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah, 2013.
Mansari, Mansari, and Moriyanti Moriyanti. “Sensitivitas Hakim Terhadap Perlindungan Nafkah Isteri Pasca Perceraian.†Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies 5, no. 1 (2019): 43. https://doi.org/10.22373/equality.v5i1.5377.
Mardani. Hukum Acara Perdata Peradilan Agama. Cet. II. Jakarta: Sinar Grafika, 2010.
Maulida, Fadhilatul, and Busyro Busyro. “Nafkah Iddah Akibat Talak Ba`In Dalam Perspektif Keadilan Gender (Analisis Terhadap Hukum Perkawinan Indonesia).†Alhurriyah: Jurnal Hukum Islam (ALHURRIYAH JOURNAL OF ISLAMIC LAW) 3, no. 2 (2018): 113. https://doi.org/10.30983/alhurriyah.v3i2.720.
Mertokusumo, Sudikno. Hukum Acara Perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty Press, 2006.
Mulia, Siti Musdah. Muslimah Reformis: Perempuan Pembaru Keagamaan. Bandung: Mizan, 2004.
Munawwir, Ahmad Warson. Kamus Al Munawwir Arab-Indonesia. Cet. XX. Surabaya: Pustaka Progresif, 2002.
Mustofa, Dedi Supriyadi dan. Perbandingan Hukum Perkawinan Islam Di Dunia Islam. Jakarta: Pustaka Al-Fikriis, 2009.
Nelli, Jumni. “‘Analisis Tentang Kewajiban Nafkah Keluarga Dalam Pemberlakuan Harta Bersama,’ Al-Istinbath : Jurnal Hukum Islam 2.†Jurnal Hukum Islam 2 (2017).
Ramulyo, Mohammad Idris. Hukum Perkawinan Islam “Suatu Analisis Dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam. Jakarta: Bumi Aksara, 1999.
Rasyid, Hamdan. Fiqh Indonesia. Jakarta: P.T al-Mawardi, 2003.
Syarifuddin, Amir. Hukum Perkawinan Islam Di Indonesia : Antara Fiqh Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan. Ed. 1. Cet. Jakarta: Kencana, 2009.
Yenti, Endri. “Wanita Bekerja Menurut Islam: Analisis Gender.†Kafa`ah: Journal of Gender Studies 1, no. 1 (2011): 111. https://doi.org/10.15548/jk.v1i1.49.
Zuhaili, Wahbah. Fiqh Imam Syafi’i: Mengupas Masalah Fiqhiyah Berdasarkan Al-Qur’an Dan Hadits. Jakarta: Al-Mahira, 2010.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2023 Zakiyah Ulya, Endriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
