Da'wah within Digital Creative Communities: An Analysis of Islamic Values Internalization in the Ruang Edit Community

Authors

  • Serin Himatus Soraya UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Muhammad Luthfi Maulana UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia
  • Kharisma Shafrani University Of Mysore, India
  • Ali Ridho IAIN Manado, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30983/al-jamahiria.v4i1.10971

Keywords:

Digital of Da’wah, Internalization of Values, Creative Community, Da’wah Communication, Ruang Edit

Abstract

Teknologi digital telah mengubah pola komunikasi masyarakat, termasuk praktik dakwah Islam yang kini melampaui forum keagamaan formal. Komunitas kreatif digital menjadi wadah baru untuk membentuk nilai dan karakter generasi muda melalui interaksi sosial yang partisipatif dan kolaboratif. Penelitian ini memberikan tiga kontribusi utama: pertama, mengidentifikasi proses internalisasi dakwah pada komunitas digital non-keagamaan yang tetap mengusung nilai-nilai Islam; kedua, memetakan tahapan internalisasi dakwah (transformasi nilai, transaksi nilai, dan transinternalisasi nilai) melalui aktivitas, interaksi, dan simbol khas komunitas Ruang Edit; ketiga, menawarkan perspektif baru terkait dakwah berbasis komunitas kreatif dan budaya digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan transformasi nilai terjadi melalui narasi personal, simbol kreatif, dan konten reflektif yang membingkai nilai-nilai keislaman secara kontekstual; transaksi nilai melalui interaksi sosial, aturan komunitas, serta partisipasi anggota dalam aktivitas kreatif dan dakwah dialogis; dan internalisasi nilai melalui penerapan nilai disiplin, amanah, empati, keikhlasan, dan kepedulian sosial dalam kesadaran dan praktik sehari-hari anggota. Dengan demikian, komunitas kreatif digital seperti Ruang Edit menjadi arena internalisasi dakwah melalui praktik editing, kolaborasi, serta memperkaya kajian tentang dakwah berbasis komunitas dan budaya digital.   Digital technology has transformed how people communicate, including in the practice of Islamic da’wah, which now extends beyond formal religious forums. Digital creative communities have emerged as a new platform for shaping the values and character of the younger generation through participatory and collaborative social interactions. This study offers three main contributions: first, identifying the process of da’wah internalization within non-religious digital communities that continue to uphold Islamic values; second, mapping the stages of da’wah internalization (value transformation, value exchange, and value transinternalization) through the distinctive activities, interactions, and symbols of the Ruang Edit community; third, offering a new perspective on da’wah rooted in creative communities and digital culture. This study employs a qualitative approach and descriptive methods, with data collected through participant observation, interviews, and documentation, and analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that value transformation occurs through personal narratives, creative symbols, and reflective content that contextualize Islamic values; value transactions through social interactions, community norms, and members’ participation in creative activities and dialogic da’wah; and value internalization through the application of values such as discipline, trustworthiness, empathy, sincerity, and social concern in members’ daily awareness and practices. Thus, digital creative communities such as Ruang Edit serve as a platform for internalizing da'wah through editing practices, collaboration, while also enriching research on community-based.

References

Aburaera, A. R., Rahmat, M., & Fakhruddin, A. (2024). Internalisasi Nilai-Nilai Religius melalui Implementasi Dasa Dharma Pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(4).

Aini, L. L. K., Basit, A., & Zikrillah, A. (2024). Peranan Komunitas Ruang Edit (Re) Dalam Mengembangkan Digitalisasi Dakwah Di Media Sosial. Orasi: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 15(1), 83–93. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24235/orasi.v15i1.17261.g6094

Ginting, J. A.-Q., & Soiman. (2025). Manajemen Pelatihan Dakwah Dalam Meningkatkan Kualitas Dakwah Santri Di Pondok Pesantren Darul Arafah Raya. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah, 7(2), 181–200. https://doi.org/10.24952/tadbir.v7i2.17226

Hakim, L., Mursam, Jabbar, L. A., & Herlambang, S. (2025). Etika Komunikasi Dakwah Dalam Perspektif Alqur’an: Studi Komparatif Dengan Teori Komunikasi Kontemporer. JOISCO: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Islam, 3(1), 15–27.

Hasan, M. (2020). Kekuatan Komunikasi Persuasif Dalam Penyuluhan Pertanian. https://bbpplembang.bppsdmp.pertanian.go.id/publikasi-detail/1268.

Ibda, F. (2023). Dukungan Sosial: Sebagai Bantuan Menghadapi Stres dalam Kalangan Remaja Yatim di Panti Asuhan. INTELEKTUALITA: Jurnal of Education Sciences and Teacher Training, 12(2), 153–172.

Junanto, S., Wahid, A., & Wahyuningsih, R. (2020). INTERNALISASI NILAI-Nilai Nasionalisme Dalam Pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini. JURNAL TUNAS SILIWANGI, 6(2), 42–46.

M, C., & Tasruddin, R. (2025). Peran Media Sosial sebagai Platform Dakwah di Era Digital: Studi Kasus pada Generasi Milenial. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 872–881.

Maghfirah, F., Andriani, F., & Mirzal, H. (2021). Social Media as a Medium of Da’wah: Religious Transformation among Online Da’wah Audience on TikTok Platform. Lentera: Jurnal Ilmu Dakwah ….

Maghfiroh, H. (2025). Hasil Wawancara. November 2025.

Malik, M. M. (2026). Hasil Wawancara. Januari 2026.

Marasabessy, M. A. F. (2025). Revitalisasi Metode Dakwah Bil Ḥāl Sebagai Pendekatan Strategis Dalam Pembinaan Karakter Mahasiswa Muslim di Era Digital. QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 3(3), 1336–1346. https://doi.org/https://doi.org/10.61104/jq.v3i3.2029

Maulana, A. I., Hakim, L., & Susanto, D. (2024). Dakwah Bil Hikmah Perspektif Yusuf Al - Qaradhawi Dalam Rutinitas Ziarah Walisongo Pada Majelis Taklim Di Desa Kertasari. Jurnal MD: Jurnal Manajemen Dakwah, 10(2), 116–139. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/jmd.2024.102.06

Miftahuddin. (2025). Strategi Dakwah Kreatif dalam Merespons Dinamika Sosial Kontemporer. JURNAL AN-NASYR: JURNAL DAKWAH DALAM MATA TINTA, 12(1), 51–62.

Miller, L. B. (2025). From Persuasion Theory to Climate Action: Insights and Future Directions for Increasing Climate-Friendly Behavior. Sustainability, 17(7). https://doi.org/https://doi.org/10.3390/su17072832

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (38th ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Ningsih, P. L., & Irkham, N. (2025). Internalisasi Etos Kerja Islam : Perspektif Aktualisasi Iman. JIEI: Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 11(4), 116–134.

Panjalu, A. P. E., Hakimah, B. S., Khotimah, S. K., & Fuadi, I. (2022). Proses Internalisasi Nilai-Nilai Agama Islam Dalam Membentuk Perilaku Sosial Keagamaan Santri. Risalah: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 8(1), 295–307.

Putri, C. N. D., Wahid, A. G. A., & Irwansyah. (2021). Penerimaan Pesan Persuasif dari Perspektif Elaboration Likelihood Model : Iklan Layanan Masyarakat Himbauan Berhenti Merokok. Jurnal Lensa Mutiara Komunikasi 5, 5(2), 9–23. https://doi.org/http://u.lipi.go.id/1487661056

Ramadani, D. R., Marwiyah, N., & Hidayat, S. (2025). Daya Tarik Media Sosial Sebagai Media Dakwah Untuk Gen Z. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 9(7), 264–270.

Srg, R. A. M., & Usiono. (2024). Peran Media Digital dalam Meningkatkan Keterlibatan dan Partisipasi Publik: Transformasi Komunikasi di Era Informasi dan Sosial. Jurnal Sains Student Research, 2(6), 506–513. https://doi.org/10.61722/jssr.v2i6.3008

Wafa, R. Al, & Majid, A. N. (2024). Internalisasi Perilaku Prososial Mahasiwa Melalui Pendidikan Religius. BERSATU: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(2), 247–266. https://doi.org/https://doi.org/10.51903/bersatu.v2i2.637

Wang, W., & Huang, Y. (2024). Narrative and non-narrative persuasion, confirmation bias and presentation order in online media: Understanding the effectiveness of disconfirmation messages. Communication and The Public, 9(2), 199–215. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/20570473241246290

Wibowo, I. P., Safriansyah, A., & Akbar, M. F. (2025). Pengaruh 18 Tahapan Pengembangan Diri Terhadap Value Diri. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING Jurnal Ilmiah Nusantara ( JINU), 2(2), 656–667. https://doi.org/https://doi.org/10.61722/jinu.v2i2.3942

Downloads

Published

2026-06-09

How to Cite

Soraya, S. H., Maulana, M. L., Shafrani, K., & Ridho, A. (2026). Da’wah within Digital Creative Communities: An Analysis of Islamic Values Internalization in the Ruang Edit Community. Al-Jamahiria : Jurnal Komunikasi Dan Dakwah Islam, 4(1), 16–31. https://doi.org/10.30983/al-jamahiria.v4i1.10971

Citation Check