Legal Protection of Land Rights for Situbondo Residents Affected by the National Toll Road Project

Authors

  • Muhamad Irsyad Hanafi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Elva Imeldatur Rohmah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia
  • Harnee Sehwana binti Amdani Universiti Islam Sultan Sharif Ali Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam

DOI:

https://doi.org/10.30983/tanfizi.v1i2.10047

Keywords:

Land Acquisition, Compensation, National Projects

Abstract

This research aims to analyze the practice of the deduaan tradition in traditional Lampung Saibatin marriages in Bandar Lampung City and to analyze the Islamic legal review of the practice of the deduaan tradition in traditional Lampung Saibatin marriages in Bandar Lampung City. This study employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach through field research, analyzing data directly from the research site. The results of the research show that the practice of deduaan before the marriage in Bandar Lampung City first requires an agreement/permission to be made by the family who has the intention and asks permission from the inner traditional leaders. Second, notification to the entire community, traditional leaders, religious and government leaders door to door. Kegita, the implementation of the deduaan is carried out in the afternoon in Batanghari accompanied by the ladies/bodyguards called the Mena Tribe, Dukhi Tribe, Kanan Tribe and Kikhi Tribe, after completion the bride and groom are made up again and wear traditional clothes, then on the way to the wedding house they are paraded. wine. The deduaian tradition in Islam is grouped into authentic customs or urf, namely customs that are repeatedly carried out and accepted by many people. This research contributes to providing the people of Lampung with information about the deduaian process through stories and traditional ceremonies, ensuring the preservation of their traditions. It also emphasizes the importance of safeguarding cultural heritage and promotes cross-cultural understanding at a global level.

References

Journal

Adriansa, M. D., Adhim, N., & Silvia, A. (2020). Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Bendungan Bener di Desa Wadas Kabupaten Purworejo (Tahap I) (Studi Kasus Hambatan dalam Pengadaan Tanah di Desa Wadas). Diponegoro Law Journal, 9(1), 138–154.

Alim, S. (2024). Pemberian Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum Terhadap Tanah Hak Milik. Gorontalo Law Review Volume, 7(1), 42–57.

Amajihono, K. D. (2018). Ganti Rugi Masyarakat Atas Pelepasan Hak Atas Tanah Untuk Kepentingan Umum. Jurnal Education and Development, 5(Vol 5 No 1 (2018): Vol.5. No.1 Juli 2018), 125. http://journal.ipts.ac.id/index.php/ED/article/view/834

Anggraini, H., Masnoni, Ghozali, Z., Irsan, & Sutandi, S. (2022). Analisis Sistem Informasi Akuntansi Pengeluaran Kas Uang Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Jalan Tol Simpang Indralaya Muara Enim Di Kementrian PUPR. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 6(1), 31–48. http://jurnal.unisti.ac.id/ekobis/article/view/75%0Ahttp://jurnal.unisti.ac.id/ekobis/article/download/75/75

Apriani, D., & Bur, A. (2020). Kepastian Hukum Dan Perlindungan Hukum Dalam Sistem Publikasi Pendaftaran Tanah Di Indonesia. Jurnal Bina Mulia Hukum, 5(2), 220–239. https://doi.org/10.23920/jbmh.v5i2.11

Aryani, C. (2021). Reformulasi Sistem Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Melalui Penerapan Omnibus Law Reformulating the Legislative Drafting System Through the Implementation of Indonesian. Jurnal Usm Law Review, 4(1), 27–48.

Benuf, K., Mahmudah, S., & Priyono, E. A. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Keamanan Data Konsumen Financial Technology Di Indonesia. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 7(2), 145–160. https://doi.org/10.24246/jrh.2019.v3.i2.p145-160

Berliani, A., Fahmi, S., Pascasarjana, P., Ilmu, M., & Kuning, U. L. (2024). Pemberian Ganti Kerugian Atas Pembebasan Tanah Untuk Kepentingan Umum Di Indonesia Dalam Perspektif Keadilan. Collegium Studiosum Journal, 7(1), 253–271.

Dinda, C. M., & Sudarwanto, A. L. S. (2022). Urgensi Perlindungan Hukum Bagi Profesi Jasa Penilai Publik Pada Proyek Pembebasan Tanah. Prosiding, 1945(3), 978–979. http://journal.uniba.ac.id/index.php/PSD/article/view/348%0Ahttps://journal.uniba.ac.id/index.php/PSD/article/download/348/226

Fauzi, A. (2022). Reformasi Agraria Dalam Kerangka Otonomi Daerah. Jurnal Bina Mulia Hukum, 6(2), 218–233. https://doi.org/10.23920/jbmh.v6i2.678

Harahap, R. (2023). Kebijakan Ganti Rugi Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum Dengan Berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja. Al-Qisth Law Review, 7(1), 88. https://doi.org/10.24853/al-qisth.7.1.88-131

Husni, R. M., & Oktavianti, R. G. (2024). Tinjauan Yuridis Pembebasan Lahan Dalam Proyek Pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Juridical Review Of Land Acquisition In The Probolinggo- Banyuwangi Toll Construction Project. Jurnal Fenomena, 22(1), 1–18.

Ian Edward Hamonangan Butar Butar, Benediktus Peter Lay, Vivian Evelyn Christine, Mariano Kornelis Atini Amloki, Vinsensius Taek, Elias Ronaldo Mawar, Petronela G. Loyrede, & Antonio Nina Oki. (2023). Proses Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum Menurut Undang-Undang No. 2 Tahun 2012. Jurnal Ilmiah Dan Karya Mahasiswa, 1(3), 236–259. https://doi.org/10.54066/jikma.v1i3.348

Jarwadi. (2018). Pelaksanaan Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum Berdasarkan Peraturan Presiden No.148 Tahun 2015 (Studi Kasus Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jalan Tol). Jurnal Dinamika Hukum, 9(3), 119.

K. Harjono, D. (2023). Tanggung Jawab Penilai dalam Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum. Jurnal Hukum Indonesia, 2(1), 14–24. https://doi.org/10.58344/jhi.v1i2.7

Kotalewala, F., Laturette, A. I., & Uktolseja, N. (2020). Penyelesaian Sengketa dalam Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Jalan untuk Kepentingan Umum. Sasi, 26(3), 415. https://doi.org/10.47268/sasi.v26i3.397

Mogi, E. G., Sondakh, J., & Sondakh, D. K. G. (2021). Kajian Hukum Terhadap Pelaksanaan Musyawarah Penetapan Bentuk Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum. Lex Administratum, IX(8), 217–227.

Mulyadi, M. (2019). Implementasi Kebijakan Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum di Jakarta Utara. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 8(2), 145–159. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v8i2.1262

Nayoltama, D., Rohma, I. A., & Najla, T. A. (2025). Hambatan dan Tantangan dalam Sertifikat Tanah: Kajian Hukum dan Implementasi Putusan. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(1), 7361–7369. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.18766

Ngangi, C. R., & Memah, M. Y. (2018). Implementasi Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jalan Tol Manado-Bitung Di Kabupaten Minahasa Utara. Agri-Sosioekonomi, 14(1), 355. https://doi.org/10.35791/agrsosek.14.1.2018.19585

Nugraha, M. A., Oktaviani, C. Z., & Bulba, A. T. (2022). Pengaruh Keterlambatan Proses Pengadaan Tanah Terhadap Pencapaian Waktu Proyek. Jurnal Arsip Rekayasa Sipil Dan Perencanaan, 5(1), 59–68. https://doi.org/10.24815/jarsp.v5i1.25451

Prasdhana, A., & Huda, M. (2024). Pelakasanaan Ganti Rugi Pengadaan Tanah Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012. Unes Law Review, 6(3), 8203–8211. https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Prasetya, A. B., & Subekti, R. (2022). Aspek Hukum Pembayaran Ganti Rugi Dalam Pengadaan Tanah Untuk Jalan Tol. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(2), 250–264. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP/article/view/46942%0Ahttps://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPP/article/download/46942/21790

Rahman, A. N., & Tjoneng, A. (2023). Hak Pengelolaan Lahan dalam Pembangunan Kawasan Investasi Pulau Rempang Ditinjau dari Hukum Positif Indonesia. UNES Law Review, 6(2), 7612–7623. https://www.review-unes.com/index.php/law/article/view/1656

Rahmi, A. S., Warman, K., & Marjon, D. (2024). Pengadaan Tanah untuk Pengembangan Kampus Universitas Negeri Padang di Kabupaten Padang Pariaman. Unes Law Review, 6(4), 11931–11950.

Rakhmatullah, B. R., Hamzani, A. I., Idayanti, S., Indriasari, E., & Fuad, Z. M. (2023). Perlindungan Hukum Bagi Pemilik Hak Atas Tanah Dalam Pelaksanaan Musyawarah Ganti Rugi Pengadaan Tanah. SALAM: Jurnal Sosial Dan Budaya Syar-I, 10(3), 683–698. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v10i3.32114

Rombot, & Tindangen, L. S. (2018). Ganti Rugi Pembebasan Tanah Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 Tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum. Lex Privatum, 6(3), 129–139.

Rongiyati, S. (2012). Eksistensi Penilai Pertanahan pada Pengadaan Tanah guna Kepentingan Umum. Negara Hukum, 3(1), 1–19.

Sahibu, N., Labatjo, R., Hipan, N., & Nur, N. M. (2023). Pencabutan Dan Pembebasan Hak Atas Tanah: Prosedur Dan Implikasinya. Jurnal Yustisiabel, 7(2), 284. https://doi.org/10.32529/yustisiabel.v7i2.2870

SARI, N. L. A. (2021). Konsep Hak Menguasai Negara Terhadap Tanah Dalam Hukum Tanah (UUPA) Dan Konstitusi. Jurnal Ganec Swara, 15(1), 991. https://doi.org/10.35327/gara.v15i1.202

Shofi, Z. D. F., Subekti, R., & Raharjo, P. S. (2022). Aspek Hukum Ganti Rugi Dalam Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum. Jurnal Komunitas Yustisia, 5(1), 290–299. https://doi.org/10.23887/jatayu.v5i1.46072

Sufriadi, Y. (2011). Penyebab Sengketa Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum (Studi Kasus Sengketa Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum Di Bengkulu). Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 18(1), 42–62. https://doi.org/10.20885/iustum.vol18.iss1.art3

Suwardi, & Boediningsih, W. (2023). Kajian Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Kepentingan Umum. SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik Dan Hukum, 2(5), 471–479. https://doi.org/10.55681/seikat.v2i5.940

Taufik, Yamin, M., Saidin, & Yefrizawati. (2022). Analisis Yuridis Pelaksanaan Pemberian Ganti Kerugian Yang Layak dan Adil Dalam Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum di Kota Langsa. RECHTSNORMEN Jurnal Komunikasi Dan Informasi Hukum, 1(2), 115–134.

Tenong, S., Maroa, M. D., & Setiawan, R. (2021). Tinjauan Yuridis Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2021. Jurnal Yustisiabel, 5(19), 194–210.

Wahanisa, R. (2019). Pencabutan Hak Atas Tanah Dan Benda Yang Ada Diatasnya: Antara Ada Dan Tiada. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional, 8(3), 443. https://doi.org/10.33331/rechtsvinding.v8i3.346

Wardana, A., & Darmawardana, D. (2024). Pembangunan Sebagai Proses Eksklusi: Kajian Hukum Dan Ekonomi-Politik Atas Proyek Strategis Nasional. Jurnal Hukum & Pembangunan, 54(2). https://doi.org/10.21143/jhp.vol54.no2.1580

Wibowo, S. N., Pujiwati, Y., & Rubiati, B. (2021). Kepastian Hukum Ganti Kerugian Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu. Acta Diurnal Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan Dan Ke-PPAT-An, 4(2), 191–209. https://doi.org/10.23920/acta.v4i2.480

Digital and social media

Hanafi, M. I. (2025). Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum, Modus Perampasan Tanah Rakyat? Pinter Hukum. https://pinterhukum.or.id/pengadaan-tanah-untuk-kepentingan-umum-modus-perampasan-tanah-rakyat/

Husdinariyanto, N. (2020). Ada perbedaan harga, puluhan warga Situbondo tolak jual tanah untuk proyek tol. Jatim.Antara.News.Com. https://jatim.antaranews.com/berita/419309/ada-perbedaan-harga-puluhan-warga-situbondo-tolak-jual-tanah-untuk-proyek-tol

Widarsha, C. S. (2023). Warga Situbondo Tolak Jual Tanah untuk Tol gegara Dihargai Terlalu Murah. Detik.Jatim. https://www.detik.com/jatim/berita/d-6942111/warga-situbondo-tolak-jual-tanah-untuk-tol-gegara-dihargai-terlalu-murah

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Hanafi, M. I., Rohmah, E. I., & binti Amdani, H. S. (2025). Legal Protection of Land Rights for Situbondo Residents Affected by the National Toll Road Project. Tanfizi : Journal of Islamic Constitutional and Political Law, 1(2), 102–115. https://doi.org/10.30983/tanfizi.v1i2.10047

Citation Check