KONVENSYEN PENGHAPUSAN SEGALA BENTUK DISKRIMINASI TERHADAP WANITA (CEDAW) : SATU TINJAUAN AWAL
DOI:
https://doi.org/10.30983/islam_realitas.v4i1.504Keywords:
CEDAW, Kebebasan mutlak, FeminismaAbstract
Penulisan ini membincangkan tentang gagasan wanita dalam CEDAW berdasarkan analisis fiqh. Beberapa unsur feminisma telah mendominasi dalam draft CEDAW sehingga terdapat beberapa dari pasal-pasal CEDAW yang bertentangan dengan syariat Islam. Feminisma adalah satu agenda Barat yang bertujuan untuk mengakhiri penindasan yang dialami oleh wanita, iaitu persamaan dan kebebasan status serta peran diantara lelaki dan perempuan di segala hal kehidupan. Walaupun kefahaman ini berkembang di Barat, ia telah mempengaruhi cara berfikir umat Islam melalui serangan-serangan pemikiran yang menuntut kebebasan mutlak. Metodologi kajian menggunakan analisis kepustakaan dengan berpandukan sumber daripada perpustakaan dan capaian maya. Hasil kajian menunjukkan bahawa wujudnya pengaruh feminisma kepada para intelektual muslimah. Kajian ini juga mendapati bahawa dalam mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam pasal-pasal CEDAW tersebut harus dimaknai dalam konteks budaya, agama dan negara masing-masing kerana tidak dapat dimaknai secara mutlak tanpa batasanReferences
Adian Husaini. 2012. RUU Kesetaraan Gender Perspektif Islam, Islamia : Jurnal Pemikiran Islam Republika.
Adian Husaini, Kesetaraan Gender : Konsep dan Dampaknya Terhadap Islam. ISLAMIA Volume III …, 12.
Amina Wadud. 2003. Al-qur’an dan Perempuan, dalam Charlez Kurzman, Wacana Islam Liberal : Pemikiran Islam Kontemporer tentang Isu-isu Global, Paramadina : Jakarta.
Antara lain pada Sidang ke-39 Komite CEDAW Tahun 2007 di New York yang mendesak pelarangan pemotongan alat kelamin perempuan dalam peraturan perundang-undangan.
Baharuddin Lopa. 1996. Al-Qur’an Dan Hak Asasi Manusia, Dana Bhakti Prima Yasa : Yogyakarta.
Dadang S. Ansohori, Engkos Kosasi, dan Farida Sarimaya. 1997. Membincangkan Feminisme. Pustaka Hidayah : Bandung.
Dinar Dewi Kania. 2014. Feminisme dan Kesetaraan Gender dalam Timbangan Worldview Islam, Makalah disampaikan pada Training For Trainers Feminisme dan Kesetaraan Gender dalam Perspektif Islam, AQL Islamic Center.
Erlina Andestuti, Mohd Roslan Mohd Nor, Nor ‘Azzah Kamri. Islam Dan Isu-Isu Gender : Satu Penelitian Awal.
Husein Muhammad. 2004. Islam Agama Ramah Perempuan : Pembelaan Kyai Pesantren. LKIS : Yogyakarta.
Kajian Saefur Rochmat, Dosen Prodi Ilmu Sejarah FISE UNY, menyelesaikan S2 di Ritsumeikan University, Jepang. PARADIGMA FEMINISME ISLAM : KELUARGA SEBAGAI SUATU TEAM. Hal. 7.
Mujamil, Kontribusi, 103-104.
Nasaruddin Umar. 2001. Argumen Kesetaraan Jender Perspektif Al-Quran, Paramadina : Jakarta.
Partners for Law in Development (PLD). 2007. CEDAW ; Mengembalikan Hak-hak Perempuan, di terj. dan disunting oleh : Achie S. Luhulima : Jakarta
Philip J. Adler. 2000. World Civilization, Belmont : Wasworth.
Zulfahani Hasyim. 2012. PEREMPUAN DAN FEMINISME DALAM PERSPEKTIF ISLAM. MUWÂZÂH : Vol. 4, No. 1.
http://www.merdeka.com/dunia/feminis-radikal-ukraina-perjuangkan-hak-sambilbuka-aurat.html, diambil 21 January 2015 jam 12.02.
http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/13/06/30/mp6nwjaktivis-feminis-telanjang-dada-protes-masjid-stockholm, diambil 21 January 2015 jam 12:00.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).