Dari Konversi ke Resistensi: Strategi Kebertahanan Agama Lokal dalam Pusaran Pluralitas Terbatas
DOI:
https://doi.org/10.30983/fuaduna.v4i2.3381Keywords:
Conversion, Syncretism, Resistance, Indigenous Religion, Limited PluralismAbstract
References
Aziz Faiz, Abd. “Kebijakan Negara Dalam Mengakomodir Agama Pribumi Perspektif Sosial-Antropologi.†Jurnal Pemberdayaan Masyarakat: Media Pemikiran Dan Dakwah Pembangunan,(2019), https://doi.org/10.14421/jpm.2018.022-01.
Abidin Bagir, Zainal. “Mengkaji Agama di Indonesiaâ€, dalam Samsul Ma’arif, Studi Agama di Indonesia: Refleksi Pengalaman. Yogyakarta: CRCS-UGM, 2016.
Abidin Bagir, Zainal, Moh. Iqbal Ahnaf, Marten Tahun, Budi Asyhari. Laporan Tahunan Kehidupan Beragama di Indonesia 2012. Yogyakarta: Program Studi Agama dan Lintas Budaya Universitas Gadjah Mada, 2012.
Arafat, Yasser. “Analisis Undang-Undang Nomor 1/PNPS/ Tahun 1965 Tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama." Skripsi., Universitas Sebelas Maret, 2010.
Boon, James A. “Mysticism and Everyday Life in Contemporary Java: Cultural Persistence and Change. By Niels Mulder. Singapore: Singapore University Press, 1978, Xix, 150 Pp. Appendix, Glossary, Bibliography, Index. N.p.L.†The Journal of Asian Studies (1979), https://doi.org/10.2307/2053491.
Christianto, Hwian. “Arti Penting Pemberlakuan UU No. l/PNPS/1965.†Jurnal Hukum & Pembangunan 41, no. 3 (2011), https://doi.org/10.21143/jhp.vol41.no3.2.1.
Efendi, A. Masyhur dan Taufani Sukmana Evandri. HAM Dalam Dimensi/Dinamika Yuridis, Sosial, Politik: Dan Proses Penyusunan Aplikasi Ha-Kham (Hukum Hak Asasi Manusia) dalam Masyarakat. Bogor: Ghalia Indonesia, 2010.
Hafid, Abdul. “Sistem Kepercayaan Pada Komunitas Adat Kajang Desa Tanah Towa Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba.†Patanjala : Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya, (2013),https://doi.org/10.30959/patanjala.v5i1.150
Howell, Julia D. “Muslims, the New Age and Marginal Religions in Indonesia: Changing Meanings of Religious Pluralism.†Social Compass, (2005) , https://doi.org/10.1177/0037768605058151.
Hurd, Elizabeth Shakman. Beyond Religious Freedom: The New Global Politics of Religion. Princeton NJ: Princeton University Press, 2015, https://doi.org/10.1093/ia/iix014.
Hanan, Abdul. “Fanatisme dan Stigma Sosial Pesantren Miftahul Ulum Terhadap Kelompok Ahmadiyah di Pamekasan." Tesis., Universitas Airlangga, 2006.
Ismail, Nawari. “Strategi Bertahan Kelompok Agama Lokalâ€, Harmoni: Jurnlal Multikultural dan Multireligius 14, no. 3 (September-Desember, 2015): 124.
J, Hasse. “Dinamika Hubungan Islam Dan Agama Lokal di Indonesia: Pengalaman Towani Tolotang Di Sulawesi Selatan.†Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, (2016), https://doi.org/10.15575/jw.v1i2.744.
_______. “Kebijakan Negara Terhadap Agama Lokal ‘Towani Tolotang’ Di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.†Journal of Government and Politics, (2010), https://doi.org/10.18196/jgp.2010.0009.
Krispendoff, Klaus. Analisis Isi Pengantar Teori Dan Metodologi. Yogyakarta Penerbit Kanisius, 1993.
Kholiludin, Tedi. Kuasa Negara atas Agama: Politik Pengakuan, Diskursus Agama Resmi dan Diskriminasi Hak Sipil. Semarang: RaSAIL, 2009.
Maarif, Samsul. “Meninjau Ulang Definisi Agama, Agama Dunia, dan Agama Leluhur†dalam Ihsan Ali Fauzi et.al., Kebebasan, Toleransi, dan Terorisme: Riset dan Kebijakan Agama di Indonesia. Jakarta: PUSAD Paramadina, 2017.
Mawaza, Jayyidan Falakhi and Rohit Mahatir Manese. “Pengikut Sapta Darma Di Tengah Pluralitas Terbatas,†Palita: Journal of Social Religion Research, (2020), https://doi.org/10.24256/pal.v5i1.1273.
Mauritz, Yohannest. “Agama Kaharingan Bukan Budaya’: Catatan Proses Inklusif Agama Lokal Melalui Revitalisasi Nilai (Studi Orang-Orang Kaharingan di Desa Rubung Buyung Sampit Kalimantan Tengah),†dalam Intoleransi, Revitalisasi Tradisi dan Tantangan Kebinekaan Indonesia, ed. Ahmad Suaedy. Jakarta: Abdurahman Wahid Center, 2017.
Ropi, Ismatu. Religion and Regulation in Indonesia. Singapore: Palgrave Macmillan, 2017, https://doi.org/10.1007/978-981-10-2827-4.
Radjab, Suryadi. Indonesia, Hilangnya Rasa Aman: Hak Asasi Manusia dan Transisi Politik Indonesia). Jakarta: PBHI dan The Asia Foundation, 2002.
Rachmanto, “Era Baru Agama Lokal,†dalam https://m.detik.com/news/kolom/d-3726048/era-baru-agama-lokal, diakses tanggal 19 Desember 2020.
Sukirno. “Diskriminasi Pemenuhan Hak Sipil Bagi Penganut Agama Lokal.†Administrative Law and Governance Journal, (2018), https://doi.org/10.14710/alj.v1i3.231-239.
Subagya, Rahmat. Kepercayaan dan Agama. Yogyakarta: Kanisius, 1995.
______________. Kepercayaan – Kebatinan – Kerohanian – Kejiwaan – dan Agama. Yogyakarta: Kanisius, 1976.
Soehadha, Moh. “Pengertian Antropologis Tentang Agama Dan Pengertian Oleh Negara Tentang Agama Di Indonesia.â€Esensia 6, no. 2 (Juli 2005): 189.
_______________. Metode Penelitian Sosial Kualitatif Untuk Studi Agama. Yogyakarta: Suka Press, 2012.
Suhanah, ed. Dinamika Agama Lokal di Indonesia. Jakarta: Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama, 2014.
Seno Adji, Oemar. Perkembangan Hukum Pidana dan Hukum Acara Pidana Sekarang dan di Masa yang akan Datang. Jakarta: Pantjuran Tujuh, 1983.
_____________. Herziening-Ganti Rugi, Suap, Perkembangan Delik. Cetakan Kedua. Jakarta: Erlangga, 1984.
Soedarto. Hukum Pidana dan Perkembangan Masyarakat: Kajian terhadap Pembaharuan Hukum Pidana. Bandung: Sinar Baru, 1983.
Sugiyarto, Wakhid. “Eksistensi Agama Hindu Kaharingan di Kota Palangkaraya Kalimantan Tengahâ€, Jurnal Multikiltural dan Multireligius 15, no. 3 (Desember 2016): 10.
Sudarto. “Rekognisi Agama Lokal Prasyarat Menuju Demokrasi Majemukâ€, Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan 3, no. 2 (2019): 92-105, https://10.30983/fuaduna.v3i2.2547.
Suparlan, Parsudi. Orang Sakai di Riau: Masyarakat Terasing dalam Masyarakat Indonesia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1995.
Wedasantara, Ida Bagus Oka and I Nyoman Suarsana. “Formalisasi Beragama Penganut Marapu Melalui Pendidikan Formal Pada Masyarakat Kampung Tarung Di Sumba Barat, NTT,†Humanis, (2019), https://doi.org/10.24843/jh.2019.v23.i02.p12.
Woodward, Mark. â€Hubungan Agama-Negara di Indonesia: Sebuah Perspektif Komparatif†dalam Bernard Adeney Risakotta, Mengelola Keragaman di Indonesia: Agama dan Isu-isu Globalisasi, Kekerasan, Gender, dan Bencana di Indonesia. Bandung: Mizan Pustaka, 2015.
Zuhdi, Muhammad Harfin. “Islam Wetu Telu (Dialektika Hukum Islam dengan Tradisi Lokal).†Istinbath: Jurnal Hukum Islam 13, no. 2 (Desember 2014): 174.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0. that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


