Fenomena Hijrah Instan: Tantangan dan Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Pemahaman yang Kritis dan Mendalam

Authors

  • Afifah Nur Zakiyah Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Annida Nur Alfi Laily Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Mila Hanifah Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
  • Abdul Fadhil Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30983/al-marsus.v3i1.9665

Keywords:

Hijrah Instan, Pendidikan Islam, Tantangan

Abstract

Abstrak

Fenomena hijrah instan kini menjadi pembahasan penting dalam dinamika keagamaan kontemporer, terutama di kalangan generasi muda. Fenomena ini seringkali dipengaruhi oleh informasi di media sosial yang tidak disertai dengan pendalaman pemahaman keagamaan yang memadai. Akibatnya, muncul pola keberagamaan yang sekedar berfokus pada fisik dan simbolik  yang berisiko melahirkan sikap eksklusif atau bahkan intoleran. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis lebih mendalam fenomena hijrah instan serta peran pendidikan Islam dalam membentuk pemahaman keagamaan yang kritis dan mendalam, melalui pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kajian pustaka (library research). Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan Islam perlu merevitalisasi kurikulum, memperkuat literasi keagamaan digital, meningkatkan kompetensi guru, serta membangun ekosistem belajar yang kolaboratif agar dapat menanamkan makna hijrah sebagai proses transformasi spiritual, intelektual, dan moral secara menyeluruh. Dengan pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi, pendidikan Islam diharapkan mampu menanamkan konsep hijrah sebagai proses transformasi jiwa dan akhlak yang mendalam dan berkelanjutan, bukan sekadar perubahan simbolik semata.

 

Abstract

 The phenomenon of instant hijrah has now become an important discussion in contemporary religious dynamics, especially among the younger generation. This phenomenon is often influenced by information on social media that is not accompanied by adequate in-depth understanding of religion. As a result, a pattern of religiosity emerges that only focuses on the physical and symbolic which risks giving rise to exclusive or even intolerant attitudes. This article aims to analyze in more depth the phenomenon of instant hijrah and the role of Islamic education in forming a critical and in-depth understanding of religion, through a descriptive qualitative approach with a library research method. The results of the study indicate that Islamic education needs to revitalize the curriculum, strengthen digital religious literacy, improve teacher competence, and build a collaborative learning ecosystem in order to instill the meaning of hijrah as a process of spiritual, intellectual, and moral transformation as a whole. With a comprehensive and integrated approach, Islamic education is expected to be able to instill the concept of hijrah as a process of profound and sustainable transformation of the soul and morals, not just a mere symbolic change.

References

Al-Jazeera. (2023, Maret 15). The Rise of Islamic Influencers on Social Media. Diakses dari https://www.aljazeera.com/

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII). (2024). Survei Penetrasi dan Perilaku Pengguna Internet Indonesia 2024.

Azra, A. (2017). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Prenada Media.

Azra, Azyumardi. 2004. The Origins of Islamic Reformism in Southeast Asia: Networks of Malay-Indonesian and Middle Eastern’Ulam?’in the Seventeenth and Eighteenth Centuries. University of Hawaii Press.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme. (2023). Laporan Tahunan Indeks Potensi Radikalisme.

Dhora, Sony Tian, Ofi Hidayat, M Tahir, Andi Asy’hary J Arsyad, and Ahmad Khairul Nuzuli. 2023. “Dakwah Islam Di Era Digital: Budaya Baru" e-Jihad" Atau Latah Bersosial Media.” Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan Dan Kemasyarakatan 17 (1): 306–20. Fauzi, A., & Lestari, R. (2020). Fenomena Hijrah di Kalangan Generasi Milenial dan Implikasinya terhadap Pemahaman Keagamaan. Jurnal Pendidikan Islam, X(Y).

Fakih, M. (2020). Literasi Digital dan Tantangan Pendidikan Islam Kontemporer. Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 12-25.

Fish, B. (2020). Konsep Hijrah dalam Al-Qur’an Perspektif Izzat Darwazah. 2507(February), 1–9.

Fuad, Bakhrul. 2019. “Fenomena Hijrah Di Kalangan Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.” Skripsi, UIN Sunan Ampel.

Harifah, Nurul. 2025. “Tren Hijrah Dan Dai Prematur: Analisis Fenomena Sosial Dan Implikasinya Dalam Dakwah Kontemporer.” Naafi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa 2 (2): 327–34. https://doi.org/10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i2.159.

Hasanah, Noor (2020). Hijrah Palsu. Diakses dari https://www.uin-antasari.ac.id/hijrah-palsu/ pada 20 Juni 2025.

Hernawati, Hernawati, and Dewi Mulyani. 2023. “Tantangan Dan Peluang Pendidikan Islam Dalam Menyiapkan Generasi Tangguh Di Era 5.0.” Al-Fikri: Jurnal Studi Dan Penelitian Pendidikan Islam 6 (1): 1–17.

Hidayat, K. (2018). Studi Komparatif Pendidikan Islam di Indonesia dan Malaysia. RajaGrafindo Persada.

Indriani, Wiwik, and Firdian Firdian. 2021. “Tantangan Pendidikan Islam Di Era Milenial.” Anwarul 1 (1): 89–101.

Kementerian Agama RI. (2022). Data Survei Indeks Kerukunan Umat Beragama.

Nakamura, Mitsuo. 2012. The Crescent Arises over the Banyan Tree: A Study of the Muhammadiyah Movement in a Central Javanese Town, c. 1910-2010. Institute of Southeast Asian Studies.

Nasution, H. (2018). Konsep Hijrah dalam Tafsir Kontemporer: Studi Analisis terhadap Pemaknaan Hijrah di Era Modern. Jurnal Studi Keislaman, A(B).

Rahman, F. (2019). Paradigma Baru Pendidikan Guru Agama Islam: Menuju Kompetensi Profesional dan Moderasi Beragama. Kencana.

Rahman, A., & Dewi, R. S. (2022). Fenomena Hijrah Digital: Analisis Pergeseran Perilaku Keagamaan Milenial di Media Sosial. Jurnal Studi Agama dan Sosial, 8(1), 56-70.

Raji, Al-Faruqi Ismail, and Lois Lamya al-Faruqi. 1982. “Tauhid: It’s Implications for Thought and Life.” Kuala Lumpur: IIIT.

Rizkia, Nanda Dwi, Jumanah, Mochammad Arief Hermawan Sutoyo, Helfi Nolia, M. Miftach Fakhri, Lince Bulutoding, Nuril Huda, et al. 2022. Metodologi Penelitian.

Shihab, M Quraish. 2007. “ Membumikan” Al-Quran: Fungsi Dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat. Mizan Pustaka.

Shofan, Moh. 2023. “Pengantar Redaksi: Fenomena Hijrah Generasi Milenial (Kontestasi Narasi-Narasi Agama Di Ruang Publik).” Maarif 17 (2): 5–10. https://doi.org/10.47651/mrf.v17i2.190.

Supadmi, Ni Wayan. 2024. “Fenomena Hijrah Mahasiswi Universitas Mataram Dalam Perspektif Konstruksi Sosial Peter L Barger Dan Thomas Luckmann” 14 (2): 96–109.

Al-Qaradawi, Yusuf. 2013. The Lawful and the Prohibited in Islam: الحلال والحرام في الإسلام. The Other Press.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Zakiyah, A. N., Laily, A. N. A., Hanifah, M., & Fadhil, A. (2025). Fenomena Hijrah Instan: Tantangan dan Peran Pendidikan Islam dalam Membentuk Pemahaman yang Kritis dan Mendalam. Al-Marsus : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 53–65. https://doi.org/10.30983/al-marsus.v3i1.9665

Issue

Section

Articles

Citation Check