Mendekati Penggemar K-Pop dengan Dakwah yang Santun: Etika Komunikasi Dakwah @FuadHnaim di Youtube
DOI:
https://doi.org/10.30983/al-jamahiria.v2i2.8666Keywords:
Keywords : Ethics of Da’wah Communication, Fuadh Naim, K-Pop Fans, Principles, Qaulan, ChallengesAbstract
Artikel ini membahas etika komunikasi dakwah yang diterapkan Ustadz Fuadh Naim melalui channel YouTube @FuadhNaim kepada penggemar K-Pop. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teori tanggung jawab sosial, melalui analisis konten video dan studi literatur. Artikel ini menemukan bahwa Ustadz Fuadh Naim mampu menghadapi tantangan dakwah kepada penggemar K-Pop dengan menerapkan prinsip etika komunikasi dakwah sesuai ajaran Islam, seperti Qaulan Karima, Qaulan Sadida, Qaulan Ma’rufa, Qaulan Baligha, Qaulan Layyina, dan Qaulan Maysura. Pendekatan ini menekankan kesantunan, kejelasan, kelembutan, dan kemudahan dalam menyampaikan pesan, sehingga pesan dakwah dapat diterima dengan baik oleh mad’u yang memiliki minat dan budaya berbeda. Hasil penelitian memberikan wawasan mengenai strategi dakwah yang efektif dan etis di era digital, khususnya dalam menghadapi audiens dengan latar belakang budaya populer. Temuan ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan metode dakwah yang relevan di lingkungan digital yang beragam dan dinamis.
This article discusses the da'wah communication ethics applied by Ustadz Fuadh Naim through the @FuadhNaim YouTube channel to K-Pop fans. This research uses descriptive qualitative method with social responsibility theory, through video content analysis and literature study. The research found that Ustadz Fuadh Naim was able to face the challenges of da'wah to K-Pop fans by applying the principles of da'wah communication ethics according to Islamic teachings, such as Qaulan Karima, Qaulan Sadida, Qaulan Ma'rufa, Qaulan Baligha, Qaulan Layyina, and Qaulan Maysura. This approach emphasizes politeness, clarity, gentleness, and ease in delivering messages, so that da'wah messages can be well received by mad’u who have different interests and cultures. The results of the study provide insight into effective and ethical da'wah strategies in the digital era, especially in dealing with audiences with popular cultural backgrounds. The findings are expected to be a reference in the development of relevant da'wah methods in a diverse and dynamic digital environment.
References
Agung Prasongko, W., Aisyah, S., Arif Roziqin, M., & Furi Andriani, R. (2024). Evaluasi Komunikasi Publik dalam Dakwah. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 5(1), 69–88. https://doi.org/10.53429/j-kis.v5i1.963
Andika, R. M., Lufipah, H., & Lubis, A. R. (2020). The Impact of Information and Communication Technology on Adolescents in Social Life. Ijobsor, 8(2), 51–55. www.ijobsor.pelnus.ac.id
Azmi Fauziah Suanda, & Tajul Arifin. (2024). Signifikansi Hadis Riwayat Dalam Menangani Konten Negatif Di Media Sosial. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 4(2), 288–298. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v4i2.3576
Chamlatul Choeriyah, & Rodliyah Khuza’I. (2023). Strategi Dakwah Komunitas XK-Wavers untuk Meningkatkan Pemahaman Keagamaan pada Anggotanya. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 91–96. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v3i2.3016
Dewi, I. P. (2023). Peran Dakwah Fuadh Naim Pada Program X-School Dalam Menghadapi Fanatisme Pada Penggemar K-Pop . Al-Qaul: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 2(2 SE-Articles). https://ejurnal.iiq.ac.id/index.php/alqaul/article/view/995
Dwi Nurhayati, I., & Suprabowo, I. (2023). Strategi Komunikasi Dakwah Akun Instagram @IpmJogja. RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5(1), 30–43. https://doi.org/10.47435/retorika.v5i1.1275
Efendi, E., Nasution, N., & Azza Mifta Rao. (2024). Alternatif Media Dakwah di Era Digital. Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(3), 943–951. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i3.734
Fitriyani, H., Sholekhati, N., Nafisah, N., Hanifah, N., & Mazaya, V. (2023). Youtube Sebagai Strategi Dakwah Milenial. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 4(1), 71–86. https://doi.org/10.53429/j-kis.v4i1.651
Hamama, S. (2017). Komunikasi bisnis dalam perspektif islam. Jurnal Cakrawala, 1(2), 15–27.
Irfan Juhari. (2022). Pendekatan Pragmatik Dalam Buku Pernah Tenggelam Karya Fuadh Naim. Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Ilmu Pendidikan, 1(4), 45–51. https://doi.org/10.58192/sidu.v1i4.220
Kustiawan, W., Efendi, E., Candra, W., & Zein, P. R. (2023). Dampak Korean Wave (Hallyu) Bagi Budaya Indonesia Sebagai Dampak Dari Globalisasi Media. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Februari, 9(4), 561–569. https://doi.org/10.5281/zenodo.7684718.
Natsir, A. M., Mansyur, A. Y., & Djalal, N. M. (2023). Intensitas Mengakses Konten Negatif Media Sosial dengan Agresivitas Siswa. Jurnal Psikologi Talenta Mahasiswa, 3(2), 122–130.
Nisa, F., & Liddini, L. (2022). Fenomena Hallyu Wave Dalam Sudut Pandang Islam (Kajian Hermeneutis Abdullah Saeed Terhadap Qs. Hud Ayat 118). Muẚṣarah: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 4(1), 17. https://doi.org/10.18592/msr.v4i1.6554
Rohman, A. N., Nurdin, A., Eken, M., & Bax, W. B. (2023). Da’wah approach to the strawberry generation: A study on Yuk Ngaji TV channel. Islamic Communication Journal, 8(2), 303–228. https://doi.org/10.21580/icj.2023.8.2.16331
Rosmalina, A., & Zulfikar, F. A. (2019). Pesan Dakwah Tentang K-Wavers Hijrah Di Media Sosial Instagram. ORASI: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 10(2), 136. https://doi.org/10.24235/orasi.v10i2.5419
Safitri, N., & Efendi, E. (2024). Analisis Strategi Retorika Dakwah Fuadh Naim terhadap Penggemar Hallyu pada Saluran YouTube Fuadh Naim Official. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 10(3), 539. https://doi.org/10.32884/ideas.v10i3.1850
Safitri, N., Putri, S., Sazali, H., & Andinata, M. (2023). Efek Penyebaran Korean Wave (Hallyu) di Indonesia terhadap Perilaku Konsumtif Penggemarnya Perspektif Islam. Al-Hayat: Natural Sciences, Health & Environment Journal, 1(1), 40–46. https://doi.org/10.47467/alhayat.v1i1.192
Sakinah, R. N., Hasna, S., & Wahyuningsih, Y. (2022). Pengaruh Positif Fenomena K-Pop Terhadap Karakter Generasi Muda di Indonesia. Journal on Education, 5(1), 735–745. https://doi.org/10.31004/joe.v5i1.653
Saleh, M., & Listia, R. (2022). Urgensi Retorika dalam Perspektif Komunikasi Islami. Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah Dan Masyarakat Islam, 12(1), 61–71.
Sulistia, D. A., & Simamora, I. Y. (2023). PERILAKU KOMUNIKASI PENGGUNAAN Media Sosial Tiktok Di Kalangan Mahasiswa Kpi Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Stambuk 2019. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika Dan Komunikasi, 4(3), 1189–1200. https://doi.org/https://doi.org/10.35870/jimik.v4i3.365
Sya’bani, M. H., Razzaq, A., & Hamandia, M. R. (2024). Analisis Pesan Dakwah pada Media Sosial Podcast Login Habib Ja’far dan Onad. Pubmedia Social Sciences and Humanities, 1(3), 15. https://doi.org/10.47134/pssh.v1i3.170
Wardani, S. F., & Azwar. (2024). Fenomena Pemanfaatan Media Sosial Makeup Style dalam Mengadopsi Korean Wave. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 8(2), 554–564. https://doi.org/10.22219/satwika.v8i2.36583
Waty, H. R., Handrianto, B., & Supraha, W. (2023). Program Dakwah Komunitas @Xkwavers Terhadap Religiusitas Korean Wavers Pelajar Muslim Tingkat SMA. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 6(4), 437–449. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v6i4.817.Community
Wibowo, A. (2019). Penggunaan Media Sosial Sebagai Trend Media Dakwah Pendidikan Islam Di Era Digital. Jurnal Islam Nusantara, 03(02), 339–356. https://jurnalnu.com/index.php/as/article/view/141
Yusuf Afandi. (2023). Kolaborasi, Kreatifitas Dan Keamanusiaan: Aktivitas Dakwah Habib Jafar Di Youtube. RETORIKA : Jurnal Kajian Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 5(2), 30–44. https://doi.org/10.47435/retorika.v5i2.2200
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2024 Mohammad Saepul Ulum, Nida Nurhidayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
