Implementasi Akad Wakalah bi al-Istithmar sebagai Strategi Penghimpunan Dana Perbankan Syariah di Kabupaten Bengkalis

Authors

  • nafra Ramadhani STAI Hubbulwathan Duri

DOI:

https://doi.org/10.30983/uncang.v2i1.11534

Keywords:

Wakalah bi al-Istithmar, Perbankan Syariah , Penghimpunan Dana, Dana Pihak Ketiga

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Wakalah bi al-Istithmar contract within the fund-raising strategies of Islamic banks in Bengkalis Regency. Employing a qualitative library research method, the study relies on analyses of DSN-MUI (National Sharia Council-Indonesian Ulema Council) fatwas, Islamic banking regulations, books, scholarly journals, and other relevant literature. The findings reveal that the *Wakalah bi al-Istithmar* contract represents a novel innovation in Islamic banking fund-raising products. Essentially, the bank is authorized by the customer to manage their investment funds in accordance with Sharia principles. The process involves opening an account, signing the contract, managing funds through Sharia-compliant investment instruments, and ensuring oversight based on DSN-MUI Fatwas No. 126 of 2019 and No. 152 of 2022. Regarding fund-raising strategies, banks utilize educational promotions, leverage digital technology, and establish partnerships with institutions and communities. However, challenges persist, such as low Sharia financial literacy, competition with conventional banks, and a lack of public understanding regarding this new contract. Nevertheless, significant opportunities exist due to the Muslim majority population, the growing regional economy, and supportive regulations. In conclusion, the Wakalah bi al-Istithmar contract holds effective potential for increasing Third-Party Funds (DPK), strengthening the competitiveness of Islamic banking, and supporting the development of the Sharia economy in Bengkalis Regency.

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi akad Wakalah bi al-Istithmar dalam strategi penghimpunan dana perbankan syariah di Kabupaten Bengkalis. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif melalui analisis terhadap peraturan, fatwa, literatur ilmiah, dan sumber sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akad Wakalah bi al-Istithmar merupakan inovasi produk penghimpunan dana yang menempatkan nasabah sebagai muwakkil dan bank sebagai wakil yang diberi kuasa untuk mengelola dana pada instrumen investasi sesuai prinsip syariah. Mekanisme pelaksanaannya meliputi pembukaan rekening, penandatanganan akad, penempatan dana pada instrumen investasi syariah, serta pengawasan berdasarkan Fatwa DSN-MUI Nomor 126 Tahun 2019 dan Fatwa DSN-MUI Nomor 152 Tahun 2022. Strategi penghimpunan dana dilakukan melalui promosi edukatif, pemanfaatan teknologi digital, serta kerja sama dengan instansi dan komunitas masyarakat. Implementasinya masih menghadapi kendala berupa rendahnya literasi keuangan syariah, terbatasnya pemahaman masyarakat terhadap karakteristik akad, dan kuatnya persaingan dengan perbankan konvensional. Meskipun demikian, besarnya populasi Muslim, pertumbuhan kegiatan ekonomi daerah, dan dukungan regulasi memberikan peluang bagi pengembangan produk tersebut. Akad Wakalah bi al-Istithmar berpotensi meningkatkan Dana Pihak Ketiga, memperkuat daya saing perbankan syariah, serta mendukung perkembangan ekonomi syariah di Kabupaten Bengkalis.  

References

Anisa, N., & Julia, J. (2025). Pengembangan produk tabungan dan deposito di PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) Cabang Bengkalis. Jurnal Sains, Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Hukum, 2(2), 103–107. https://doi.org/10.60126/sainmikum.v2i2.852

April, S., Rohimi, S., & Rahmadhani, V. (2025). Konsep dan implementasi wadi’ah dalam sistem perbankan syariah: Studi kasus pengalihan dana Muhammadiyah dari Bank Syariah Indonesia. Ekosiana: Jurnal Ekonomi Syariah, 12(1), 24–46. https://doi.org/10.47077/ekosiana.v12i1.497

Ariani, R. I. (2026). Implementasi produk Tabungan Easy Wadiah dan Easy Mudharabah dalam praktik pelayanan di Bank Syariah Indonesia. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 3(2), 72–78. https://doi.org/10.69714/4evy0445

Fitriani, H., & Ikawati, R. (2026). Analisis kesiapan penerapan sistem jaminan produk halal pada industri catering: Studi kasus Catering AB. BAITUL MAAL: Journal of Sharia Economics, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.65128/jse.v2i1.35

Guspita, D. A., Kasnandi, F., & Gusnardi, F. (2026). The concept and theory of money demand in the Islamic perspective: Konsep dan teori permintaan uang dalam perspektif Islam. BAITUL MAAL: Journal of Sharia Economics, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.65128/jse.v1i1.18

Hakim, L. (2023). Strategi penguatan ekonomi syariah melalui wakaf produktif di Kabupaten Bengkalis. Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi, 1(1), 41–50. https://doi.org/10.59653/jimat.v1i01.1895

Harmoko, I. (2017). Strategi pemasaran produk bank syariah dalam persaingan bisnis perbankan nasional. Wadiah: Jurnal Perbankan Syariah, 1(1), 22–41. https://doi.org/10.30762/wadiah.v1i1.1278

Kara, M. (2013). Konstribusi pembiayaan perbankan syariah terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Makasar. Asy-Syir’ah: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, 47(1). https://doi.org/10.14421/ajish.v47i1.64

Mulyani, H., Mardiah, A., Arkan, F., & Alfin, A. (2026). Digitalisasi akad sharf dalam perbankan syariah: Telaah atas kepatuhan syariah, taqabudh hukmi, dan risiko transaksi elektronik. BAITUL MAAL: Journal of Sharia Economics, 3(1), 1–18. https://doi.org/10.65128/jse.v3i1.235

Nugraheni, D. B. (2017). Analisis fatwa Dewan Syariah Nasional tentang wakalah, hawalah, dan kafalah dalam kegiatan jasa perusahaan pembiayaan syariah. Jurnal Media Hukum, 24(2), 124–136. https://doi.org/10.18196/jmh.2017.0088.124-136

Pratiwi, P. N., & Firdaus, F. (2024). Determinan penyerapan anggaran belanja daerah Kabupaten Bengkalis. MBISKU: Jurnal Manajemen Bisnis dan Keuangan, 1(1), 60–72. https://doi.org/10.56633/mbisku.v1i1.627

Priyadi, B., Sultara, M. D., Putri, E. A., M., V. D. S., Sari, J., Zahra, A. I., Arifudin, M., & Jibril, H. (2025). Inovasi produk dan pengembangan label halal dalam meningkatkan daya saing ekonomi syariah. Journal of Economics and Business, 3(1), 122–129. https://doi.org/10.61994/econis.v3i1.510

Putri, R. A., & Latifah, F. N. (2025). Analisis efisiensi bank umum syariah dengan metode DEA: Data envelopment analysis periode 2021–2023. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 6(5). https://doi.org/10.47467/elmal.v6i5.7152

Qatimah, H., & Widianita, R. (2025). Integrasi keuangan mikro syariah dalam pemberdayaan UMKM melalui Tabungan Utsman di Kota Bukittinggi. BAITUL MAAL: Journal of Sharia Economics, 2(3), 263–272. https://doi.org/10.65128/jse.v2i3.141

Rachman, Z. J. (2023). Pengaruh manajemen risiko dan audit internal terhadap kebijakan pembiayaan di Bank Muamalat KCP Ujung Berung. Jurnal Dimamu, 3(1), 111–118. https://doi.org/10.32627/dimamu.v3i1.857

Rasidin, M., Nurjaman, M. I., Mubarok, A. B., & Alghani, R. (2022). Wakalah bi al-istitsmar dalam mekanisme penghimpunan dana di lembaga keuangan syariah. Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum, 20(2), 182–196. https://doi.org/10.32694/qst.v20i2.2383

Rochmawati B. S., M. I. N., & Lestari, W. (2024). Pengaruh religiusitas terhadap niat pembelian produk keuangan syariah dengan mediasi literasi keuangan syariah. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 7(1), 111–122. https://doi.org/10.25299/syarikat.2024.vol7(1).15476

Safiah, S. (2025). Mekanisme tata kelola lembaga zakat dan graduasi kemiskinan dalam keuangan sosial Islam terdesentralisasi. BAITUL MAAL: Journal of Sharia Economics, 2(3), 273–282. https://doi.org/10.65128/jse.v2i3.159

Safitri, I. (2024). Implementasi Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) di Kecamatan Bengkalis. Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi, 2(4), 94–102. https://doi.org/10.55606/jumia.v2i4.3310

Sanyoto, M. N., Rahmah, V. A., & Umar, N. (2025). Jasa (al-wakalah). Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen dan Bisnis, 4(4), 335–341. https://doi.org/10.55606/jekombis.v4i4.5606

Satifa, O., & Suprapto, E. (2020). Peran Dewan Pengawas Syariah dalam pemenuhan prinsip syariah dalam pelaksanaan good corporate governance pada perbankan syariah. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 2(2), 69–93. https://doi.org/10.46899/jeps.v2i2.148

Ulfa, A. (2021). Dampak penggabungan tiga bank syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 7(2), 1101–1106. https://doi.org/10.29040/jiei.v7i2.2680

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Ramadhani, nafra. (2026). Implementasi Akad Wakalah bi al-Istithmar sebagai Strategi Penghimpunan Dana Perbankan Syariah di Kabupaten Bengkalis. UNCANG : Journal of Sharia Banking and Islamic Finance, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.30983/uncang.v2i1.11534

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.