Penguatan Lembaga Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan di Indonesia

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30983/krigan.v4i1.10871

Keywords:

zakat, kelembagaan, pengentasan kemiskinan, tata kelola, pendekatan graduasi

Abstract

Pengentasan kemiskinan berkelanjutan membutuhkan intervensi yang tepat sasaran, akuntabel, dan terukur dampaknya. Artikel ini menganalisis urgensi penguatan lembaga zakat sebagai instrumen keuangan sosial Islam untuk mendukung pengentasan kemiskinan di Indonesia. Dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, artikel ini menggunakan telaah literatur naratif dan analisis data sekunder dari laporan pengelolaan zakat nasional, statistik kemiskinan, serta studi akademik tentang zakat produktif, tata kelola, digitalisasi, dan pengukuran dampak. Hasil kajian menunjukkan bahwa penghimpunan dan penyaluran dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya (ZIS-DSKL) meningkat selama 2020–2024. Pada 2024, penghimpunan mencapai Rp40,509 triliun dan penyaluran Rp39,508 triliun. Namun, capaian tersebut baru sekitar 17,3% dari estimasi potensi zakat nasional sebesar Rp233,8 triliun berdasarkan Indikator Pemetaan Potensi Zakat 2019. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa penguatan zakat tidak cukup diarahkan pada peningkatan penghimpunan, tetapi juga perlu mencakup tata kelola, integrasi data, profesionalisasi amil, kualitas program, dan pengukuran dampak. Kontribusi utama artikel ini adalah perumusan kerangka empat pilar penguatan lembaga zakat: tata kelola dan akuntabilitas, transformasi digital dan integrasi data, pemberdayaan berbasis pendekatan graduasi, serta kolaborasi ekosistem. Kerangka ini dapat membantu BAZNAS, LAZ, dan pemangku kepentingan terkait memperkuat peran zakat sebagai perlindungan sosial komplementer yang mendorong kemandirian mustahik

References

Asfarina, M., Ascarya, & Beik, I. S. (2019). Classical and contemporary fiqh approaches to re-estimating the zakat potential in Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 5(2), 387–418.

Andiani, K., Hafidhuddin, D., Beik, I. S., & Ali, K. M. (2018). Strategy of BAZNAS and Laku Pandai for collecting and distributing zakah in Indonesia. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 10(2), 417–440.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). (2021). Laporan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2020. BAZNAS.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). (2022). Laporan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2021. BAZNAS.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). (2023). Lampiran Laporan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2022. Jakarta: BAZNAS.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). (2024). Laporan Pengelolaan Zakat Nasional Tahun 2023. BAZNAS.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). (2025). Laporan Pengelolaan Zakat Nasional Akhir Tahun 2024 (Draf, 11 Februari 2025). BAZNAS.

Badan Pusat Statistik. (2024). Profil Kemiskinan di Indonesia Maret 2024 (Berita Resmi Statistik No. 51/07/Th. XXVII, 1 Juli 2024). BPS.

Badan Pusat Statistik. (2025). Persentase Penduduk Miskin September 2024 turun menjadi 8,57 persen (Berita Resmi Statistik, 15 Januari 2025). BPS.

Banerjee, A., Duflo, E., Goldberg, N., Karlan, D., Osei, R., Parienté, W., Shapiro, J., Thuysbaert, B., & Udry, C. (2015). A multifaceted program causes lasting progress for the very poor: Evidence from six countries. Science, 348(6236), 1260799. https://doi.org/10.1126/science.1260799

Banerjee, A., Duflo, E., & Sharma, G. (2021). Long-term effects of the Targeting the Ultra Poor program. American Economic Review: Insights, 3(4), 471–486. https://doi.org/10.1257/aeri.20200667

Beik, I. S., & Arsyianti, L. D. (2015). Construction of CIBEST Model as Measurement of Poverty and Welfare Indices From Islamic Perspective. Al-Iqtishad: Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah, 7(1), 87–104.

Beik, I. S., & Arsyianti, L. D. (2016). Measuring Zakat Impact on Poverty and Welfare Using Cibest Model. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 1(2), 141–160. https://doi.org/10.21098/jimf.v1i2.524

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Hudaefi, F. A., & Beik, I. S. (2021). Digital zakāh campaign in time of COVID-19 pandemic in Indonesia: A netnographic study. Journal of Islamic Marketing, 12(3), 498–517. https://doi.org/10.1108/JIMA-09-2020-0299

Mubarokah, I., Beik, I. S., & Irawan, T. (2017). Dampak zakat terhadap kemiskinan dan kesejahteraan mustahik (Kasus: BAZNAS Provinsi Jawa Tengah). Al-Muzara’ah: Journal of Islamic Economics, 5(1), 37–50. https://doi.org/10.29244/jam.5.1.37-50

Mukhlis, A., & Beik, I. S. (2013). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepatuhan membayar zakat: Studi kasus Kabupaten Bogor. Al-Muzara’ah: Journal of Islamic Economics, 1(1), 83–106. https://doi.org/10.29244/jam.1.1.83-106

Murniati, R., & Beik, I. S. (2014). Pengaruh zakat terhadap indeks pembangunan manusia dan tingkat kemiskinan mustahik: Studi kasus pendayagunaan BAZNAS Kota Bogor. Al-Muzara’ah: Journal of Islamic Economics, 2(2), 135–149. https://doi.org/10.29244/jam.2.2.135-149

PUSKAS BAZNAS. (2019). Indikator Pemetaan Potensi Zakat (IPPZ). BAZNAS Center of Strategic Studies.

Sari, D. F., Beik, I. S., & Rindayati, W. (2019). Investigating the impact of zakat on poverty alleviation: A case from West Sumatra, Indonesia. International Journal of Zakat, 4(2), 1–12. https://doi.org/10.37706/ijaz.v4i2.180

Triyani, N., Beik, I. S., & Baga, L. M. (2017). Manajemen risiko pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Al-Muzara’ah: Journal of Islamic Economics, 5(2), 107–124. https://doi.org/10.29244/jam.5.2.107-124

United Nations General Assembly. (2015). Transforming our world: the 2030 Agenda for Sustainable Development (Resolution A/RES/70/1). United Nations.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Ilhamiwati, M., & Adzilla, D. (2026). Penguatan Lembaga Zakat untuk Pengentasan Kemiskinan Berkelanjutan di Indonesia. Krigan: Journal of Management and Sharia Business, 4(1), 82–93. https://doi.org/10.30983/krigan.v4i1.10871

Issue

Section

Articles

Citation Check